Cerita Penumpang Taksi Online di Kalbar Mengamuk Berujung Ganti Rugi Jutaan Rupiah

Sebuah video berdurasi 0.27 detik diduga terkait pembegalan yang dialami sopir taksi online bernama Yoga di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (27/2), sempat viral di media sosial.

Indri Rizkita
Oleh Indri Rizkita - Reporter
Cerita Penumpang Taksi Online di Kalbar Mengamuk Berujung Ganti Rugi Jutaan Rupiah
Sopir taksi di Kalbar bawa penumpang gangguan mental. Istimewa

Sebuah video berdurasi 0.27 detik diduga terkait pembegalan yang dialami sopir taksi online bernama Yoga di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (27/2), sempat viral di media sosial.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade menerangkan, setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh Satuan Reserse Polres Kubu Raya, ternyata pelaku yang bernama Solihin memiliki sakit mental yang sudah lama diidapnya. Informasi tersebut didapat dari pihak keluarga.

"Solihin yang bekerja di Kabupaten Ketapang ini dipulangkan dikarenakan memiliki penyakit mental, ia sering mengalami kerasukan pada saat bekerja. Keterangan itu kami dapati setelah pihak keluarganya dari Kabupaten Sambas datang ke Polres Kubu Raya," terang Ade saat dikonfirmasi.

Untuk itu, Ade memastikan informasi adanya pembegalan yang cukup viral di media sosial itu hoaks.

"Yoga driver taksi online pun mengatakan bahwa dari Ketapang awalnya Solihin baik-baik saja, namun pada saat di Jalan Trans Kalimantan Kecamatan Sungai Ambawang tiba-tiba Solihin ini mengamuk meminta cepat sampai di rumahnya. Solihin sempat menarik baju Yoga dari belakang hingga Yoga kehilangan kendali dan berhenti di pinggir jalan, selanjutnya Tim Spartan Polres Kubu Raya datang ke TKP dan mengamankannya ke Polres Kubu Raya," jelas Ade.

Kejadian ini sudah dilakukan mediasi antara korban dan pelaku melalui pihak keluarga, Senin (27/2). Dari sini disepakati bahwa pihak Solihin akan melakukan penggantian seluruh biaya kerusakan mobil dan pengobatan ke pihak Yoga sebesar Rp8.000.000,- (delapan juta rupiah).

Pihak keluarga Solihin juga berencana akan mengobati sakit yang diderita Solihin agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Rekomendasi