Tim SAR gabungan hari ini kembali mencoba mengevakuasi rombongan helikopter Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono yang kecelakaan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Kabupaten Kerinci, Jambi pada Minggu (19/2) lalu. Evakuasi melalui jalur udara rombongan Kapolda Jambi saat ini masih belum bisa dilakukan karena faktor cuaca berkabut.
"Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB, heli dari Baharkam Polri menuju lokasi lakukan evakuasi. Namun karena cuaca yang masih berkabut, sehingga heli kembali lagi ke Posko Merangin untuk melakukan pengisian bahan bakar," kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, Selasa (21/2).
Kemudian pada pukul 09.00 WIB, helikopter dari Baharkam Polri yang kedua kembali menuju ke lokasi dengan membawa peralatan Hoist. "Namun, sampai sekarang masih belum bisa menurunkan peralatan untuk evakuasi karena cuaca masih berkabut," kata Mulia.
Tim SAR gabungan saat ini masih menunggu kabut menipis untuk melakukan evakuasi. "Apabila ada peluang, kita langsung turunkan personel," ujar dia.
Untuk kondisi Kapolda Jambi dan rombongan berapa hari ini masih dalam keadaan sehat. "Kita sudah komunikasi dengan tim yang ada di lokasi dirinya mengabarkan bapak dan rombongan pada sehat semua saat ini," kata dia.
Menurut dia, saat ini tim udara juga memantau kondisi cuaca di wilayah tersebut dan jika ada peluang bisa evakuasi langsung dilakukan evakuasi.
"Saat ini kesulitan terbesar kita dalam evakuasi yaitu faktor cuaca yang sulit diprediksi dan selalu berubah ubah, jadi kita lagi menunggu," imbuh dia.
Advertisement
Prioritaskan Evakuasi 4 Orang
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Tim SAR gabungan empat helikopter yakni AW 189, Bell 429, Super Puma, dan Dauphin milik Basarnas terkendala cuaca mengevakuasi rombongan Kapolda Jambi. Menurut Dedi, Tim SAR gabungan memprioritaskan mengevakuasi empat korban di antaranya Irjen Rusdi Hartono.
"Satu korban lainnya nanti tim medis yang ada di darat yang akan menentukan assessmentnya, sehingga empat ini bisa dievakuasi dengan skala prioritas tersebut," tambah Dedi.
Adapun total penumpang rombongan Kapolda Jambi yang menaiki Helikopter Jenis 412 SP Reg 3001 dan terpaksa melakukan pendaratan yakni, tiga kru helikopter terdiri dari AKP Ali, AKP Amos F, dan Aipda Susilo.
Selanjutnya, lima orang lainnya Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudistira, Dirpolairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Korspripim Polda Jambi Kompol Ayani, dan aide-de-camp Kapolda Jambi.
Sehingga untuk korban penumpang sisanya akan dilakukan evakuasi setelah dari empat yang telah ditentukan menjadi skala prioritas untuk segera dilakukan evakuasi.