Polisi menangkap pembunuh seorang perempuan yang mayatnya ditemukan tertutup terpal putih di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor, pada Rabu (14/12) malam. Pelaku berinisial AS alias IR berprofesi sebagai sopir angkot trayek Citeureup-Pasar Anyar.
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pelaku membunuh korban berinisial PS (25) dengan cara menghujamkan 17 tusukan pisau hingga korban tewas.
Iman menjelaskan, sebelum ditemukan tewas di pinggir jalan oleh seorang pemulung, korban hendak pulang ke rumah selepas kerja di sebuah toko keramik di Kota Bogor, menaiki angkot 08 jurusan Citeureup-Pasar Anyar yang dikemudikan pelaku.
Korban yang duduk di kursi depan dan tidak ada penumpang lain, kemudian memainkan ponsel miliknya. Namun hal itu kemudian memunculkan niat AS untuk memiliki ponsel dan harta benda lain milik korban juga ingin memerkosanya.
"Korban sempat memberikan perlawanan kepada pelaku. Kemudian pelaku mengambil pisau dari dalam tasnya dan menusuk korban dengan 17 kali tusuk hingga tewas, lalu membuang mayat korban di pinggir Jalan Raya Jakarta-Bogor," kata Iman, Senin (26/12).
Advertisement
Barang Milik Korban Dicuri Pelaku
Setelah korban tewas, pelaku kemudian mengambil barang-barang milik korban, seperti ponsel dan barang-barang lainnya.
"Jadi di TKP pelaku mencoba melakukan pemerkosaan kepada korban. Kemudian korban melakukan perlawanan lalu pelaku mengambil pisau dan menusuk sebanyak 17 kali ke tubuh korban," kata Iman.
Sementara Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengungkapkan, pembunuhan sendiri terjadi di dalam angkot milik pelaku di pinggir jalan.
"Korban sempat menggigit tangan pelaku karena ingin melakukan pemerkosaan. Terus pelaku ambil pisau dan menusuk korban. Setelah tewas, pelaku lalu mencari lokasi untuk membuang mayat korban yang akhirnya ditemukan pemulung yang ingin mengambil sepatu yang ternyata masih dikenakan korban yang tertutup terpal putih," kata dia.