Kota Padang Panjang, Sumatera Barat akan menggelar Temu Penyair Asia Tenggara yang akan dilaksanakan pada 30 November-3 Desember 2022. Walikota Padang Panjang Fadly Amran, mengatakan acara ini akan dihadiri 100 penyair yang berasal dari Asia Tenggara.
Acara Temu Penyair Asia Tenggara ini hadir sebagai wujud representasi bahwa kota Padang Panjang sebagai kota sastrawan dan kota literasi. Di mana banyak sastrawan terkemuka di Indonesia yang berasal dari Padang Panjang.
"Ini sebagai cerminan bahwa kita komit dengan kota pendidikan dan kota literasi sehingga kali kedua. Walaupun covid kita tetap lakukan, peserta jadi 100 orang dan ini ada dari beberapa negara di asia tenggara," kata Fadly, di Gedung SCTV Tower, Selasa (18/10).
Selain Temu Penyair Asia Tenggara, diwaktu yang sama dilaksanakan juga Padang Panjang Art Festival. Di mana para seniman terbaik akan berkumpul untuk melukis, masyarakat umum nanti bisa melukis secara langsung one the spot jadi bersama dengan pelukis-pelukis profesional.
Acara besar ini, kata Fadly akan mendongkrak perekonomian masyarakat di Padang Panjang. Sebab, seniman dan penyair akan menginap di rumah-rumah warga, yang menjadi desa wisata.
"Penyair hadir menginap di rumah warga dan sekali lagi pandang panjang itu tidak terlalu banyak opsi tempat penginapan." katanya.
"Kita berharap tentu perputaran ekonomi berjalan karena ini berbarengan dengan Padang Panjang Art festival kita mengundang seniman datang ke kota Padang Panjang," sambungnya,
Secara khusus, para penyair dari Asia Tenggara meminta untuk tidak menginap di hotel. Karena itu, desa wisata Kubu Panjang dipilih menjadi pusat kegiatan dan lokasi penginapan.
"Mereka mau di rumah masyarakat jadi mereka Langsung live museum bagaimana kehidupan masyarakat Minangkabau, makan duduk bersila dan juga adab-adab makan kita, mereka tuh sangat senang sekali melihat secara langsung," katanya.
Acara besar ini akan dikemas dengan semenarik mungkin, sehingga dia mengundang untuk semua masyarakat untuk hadir ke Padang Panjang, melihat perpaduan yang menarik antara sastra dan seni.
"Sehingga tentu pada beberapa hari itu akan menjadi malam spektakuler baik itu seniman, penyair, penari dan bagi masyarakat yang berkunjung. Mudah-mudahan masyarakat bisa hadir melihat bersama-sama " katanya.
Program unggulan Padang Panjang
Selain event internasional seperti Temu Penyair Asia Tenggara, kota Padang Panjang juga mempunyai program-program unggulan untuk warganya. Mulai dari pendidikan beasiswa untuk anak-anak masuk kuliah yang biayanya ditanggung Pemkot Padang Panjang sampai lulus.
Kemudian juga ada rumah gerak usaha koperasi syariah, yang menggerakan UMKM-UMKM di Padang Panjang yang tentu berstandarkan koperasi.
Selanjutnya ada sport center, yang saat ini masih dikerjakan. Dia menjelaskan dibangunnya sport center karena di Padang Panjang tidak ada alun-alun yang dilengkapi dengan sarana olahraga yang lengkap.
"Karena alhamdulillah basic lainnya di Padang Panjang sudah terpenuhi, pendidikan alhamdulillah sudah baik, pasar kita sudah dibangun, kawasan islamic center sudah punya, tetapi alun-alun dan juga sarana olahraga kita belum punya," katanya.
Fadly mempunyai cita-cita untuk sport center, untuk menjadi sarana pendidikan berbasis sport akademi.
"Kita bercita-cita bermimpi semoga kedepannya bisa menjadi salah satu sekolah olahraga di Sumatera Barat itu cita-cita besarnya," katanya.