Polres Metro Jakarta Selatan turut memeriksa terhadap pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven. Dengan menggali alasan pembuatan konten prank Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"Materi yang ditanyakan waktu itu kapan dimana kejadian kemarin kenapa bisa terjadi itu-itu saja sekiranya kita bisa gali perdalam kenapa bisa terjadi," Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Jumat (7/10).
Setidaknya penyidik, kata Nurul, sudah menyiapkan sekitar 19 pertanyaan untuk Paula dan 25 pertanyaan untuk Baim Wong guna memastikan konstruksi duduk perkara terkait konten prank tersebut.
Advertisement
"Sudah ada dari kita P ada 19 pertanyaan kemudian BW ada 25 pertanyaan," ucapnya.
Sedangkan untuk saksi-saksi lainnya, Nurma mengatakan bahwa penyidik telah memeriksa salah satu anggota yang kedapatan menjadi subjek dalam video prank Baim Wong dan Paula.
"Sudah, saksi pertama juga sudah. Anggota polisi yang kemarin ada di lokasi kejadian. Untuk itu kita minta keterangan (soal video), untuk itu kita panggil," ucapnya.
Advertisement
Sebelumnya, Baim Wong dan Paula Verhoeven akan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan hari ini, Jumat (7/10). Mereka akan diperiksa sebagai saksi terlapor atas kasus konten prank Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan, pihaknya telah mengonfirmasi Baim Wong dan Paula Verhoeven dipastikan memenuhi panggilan. Pemeriksaan direncanakan pada pukul 14.00 WIB.
"Iya kedua terlapor akan hadir. Kan mereka sudah proaktif dari kemarin," katanya dalam keterangannya, Jumat (7/10).
Dalam kasus ini, sebanyak enam orang saksi telah dimintai keterangan. Adapun, dua orang diantaranya merupakan anggota polisi yang dijadikan obyek dalam konten prank KDRT.
"Sebelumnya kami sudah periksa empat orang saksi. Jadi total kalau ini nanti enam saksi diperiksa terkait kasus ini," jelasnya.