Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta asrama haji dicek untuk disterilisasi. Menurut Yaqut, sterilisasi dilakukan lantaran asrama haji pernah dijadikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.
"Terkait asrama haji, kita tahu beberapa waktu lalu asrama haji kita ini buat isolasi Covid, saya ingin dicek sekali lagi terkait sterilisasi karena sebelumnya dijadikan isoter pasien Covid," kata Yaqut dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/5).
Yaqut mengaku tidak ingin jemaah haji yang hendak berangkat ke tanah suci malah terpapar Covid-19 di asrama itu. Dia menyebut diperlukan kerja sama antara Kemenkes maupun BNPB terkait sterilisasi ini.
"Jangan sampai asrama kita tidak steril, jemaah terkena Covid dari asrama, kerja sama Kemenkes dan BNPB," ujar Yaqut.
Advertisement
Kemenag Siap Beri Pelayanan Maksimal
Sementara itu, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab memastikan Asrama Haji Pondok Gede siap memberikan pelayanan untuk jemaah haji 1443 Hijriah atau 2022 Masehi. Bersama tim persiapan haji, Mujab pun melakukan pengecekan kamar dan fasilitas asrama haji di lokasi tersebut.
"Kami sudah melakukan pengecekan kesiapan asrama dalam menerima jemaah haji tahun 1443H/2022M. Alhamdulillah semua sudah siap," kata Mujab dalam siaran pers diterima, Senin (16/5).
Menurut Mujab, pengecekan sengaja dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan di asrama haji. Apalagi, jemaah haji dijadwalkan sudah mulai masuk pada 3 Juni 2022.
"Selain pengecekan fisik bangunan dan fasilitas, kita juga melakukan pengecekan kesiapan SDM yang bertugas melayani jemaah," ujar dia.