Jokowi Marah UMKM Sulit Dapat SNI: Buat Sederhana, Jangan Ruwet Bayar Sana Sini

Jokowi meminta Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyederhanakan aturan sehingga para UMKM bisa dipermudah mendapatkan SNI.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jokowi Marah UMKM Sulit Dapat SNI: Buat Sederhana, Jangan Ruwet Bayar Sana Sini
Jokowi. Instagram: @jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram melihat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dipersulit untuk mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Jokowi meminta Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyederhanakan aturan sehingga para UMKM bisa dipermudah mendapatkan SNI.

"Sering dikeluhkan SNI susah, SNI barang apa toh? sertifikatnya sulit, sertifikat apalagi? buat sederhana, barang kita sendiri, jangan ruwet mahal bayar sini bayar sana, kapan UMKM kita dapat SNI kalau di gitu-gituin, dipermudah," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIM), kepala daerah, dan direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3).

Jokowi mengatakan dengan banyaknya UMKM yang mendapatkan SNI, maka banyak juga kementerian dan lembaga yang memasukkan barang produk lokal ke e-catalog. Tidak hanya itu, SNI juga bisa meningkatkan keuangan negara.

"Kalau kita semangat semua seperti ini, UKM kita tersenyum semua, UKM kita mau tidak mau berproduksi investasi lagi mesin tambah kapasitas karena apa? ordenya ada, ini uang-uang kita sendiri APBN kita sendiri kok dibelikan barang impor, itu gimana toh? Geregetan saya," bebernya.

Jokowi meminta seluruh pihak memanfaatkan e catalog dan menggunakan barang-barang lokal. Dengan begitu, perekonomian dalam negeri bisa meningkat.

"Bodoh sekali kita tidak melakukan ini. Malah beli barang-barang impor. Mau kita teruskan? enggak-enggak bisa. Kalau kita beli barang impor bayangkan bapak ibu kita beri pekerjaan ke negara lain duit kita capital outflow keluar pekerjaan ada di sana bukan di sini coba kita belokkan semua kesini," pungkasnya.

Rekomendasi