Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia menuturkan pendataan merupakan hal penting untuk pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Hal tersebut dia ungkapkan saat menjadi pembicara dalam launching Yayasan Menembus Batas bertajuk 'Membuka Akses Ekonomi bagi Disabilitas melalui Big Data'.
"Salah satu aspek paling penting adalah pendataan, mengapa hal ini menjadi penting, hal ini untuk mendapatkan profil penyandang disabilitas dalam berbagai sektor salah satunya adalah ekonomi," kata Angkie, Jumat (26/11).
Menurutnya, pendataan penyandang disabilitas memudahkan dalam penyaluran bantuan yang lebih spesifik. "Dengan adanya profil yang spesifik, maka program pemberdayaan ekonomi akan semakin bervariasi dan disesuaikan dengan problem penyandang disabilitas juga bakat, minat dan potensinya," ujarnya.
Sementara itu, salah satu board member Yayasan Menembus Batas, Athika Batangtaris mengatakan guna meningkatkan pemberdayaan ekonomi bagi disabilitas, pihaknya juga menjalin kemitraan dengan pemerintah, BUMN, sektor swasta dan juga komunitas lainnya, untuk memudahkan pertukaran informasi.
"Dengan adanya Yayasan Menembus Batas ini dapat terjalin kemitraan antara perusahaan pemerintah, swasta dan komunitas dalam memberdayakan penyandang disabilitas sehingga memudahkan pertukaran informasi, pelatihan maupun training dan Pendidikan juga bagi para mereka yang ingin berbisnis maupun melakukan kegiatan umkm di rumah maupun di luar rumah," terangnya.
Meski baru berdiri di tahun 2021 ini, Yayasan Menembus Batas telah berpengalaman dalam aktivitas pemberdayaan disabilitas sejak tahun 2011, yang menjangkau lebih dari 40.000 penyandang disabilitas di 123 kota di Indonesia.
Selain melakukan pemberdayaan dan pelatihan, yayasan tersebut juga terus melakukan pendataan penyandang disabilitas di seluruh wilayah di Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 28 juta jiwa.
Ke depannya, yayasan juga akan terus mengembangkan teknologi yang digunakan untuk memverifikasi data disabilitas, agar program maupun bantuan dari mitra yang diberikan bagi para penyandang disabilitas tepat sasaran.