Kunjungi Kediaman KH Marzuki Mustamar, Anies Baswedan Diajak ke Kamar Khusus

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertandang ke kediaman KH Marzuki Mustamar di Kompleks Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Gasek, Malang. Anies langsung disambut oleh tuan rumah, sebelum kemudian bersama-sama menjalankan salat Jumat.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Kunjungi Kediaman KH Marzuki Mustamar, Anies Baswedan Diajak ke Kamar Khusus
Anies Baswedan dan KH Marzuki Mustamar. ©2021 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertandang ke kediaman KH Marzuki Mustamar di Kompleks Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Gasek, Malang. Anies langsung disambut oleh tuan rumah, sebelum kemudian bersama-sama menjalankan salat Jumat.

Pria yang pernah menjadi Rektor Universitas Paramadina itu mengaku sekadar bersilaturrahmi ke KH Marzuki Mustamar, yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Jawa Timur itu.

"Saya ada seminar di Surabaya, sudah diniatkan, waktu itu Pak Kiai datang ke Jakarta ada pertemuan, lalu kita janjian, suatu saat saya mampir kalau pas lagi ke Surabaya. Niatan silaturrahmi tertunaikan hari ini," urai Anies selepas salat Jumat di Masjid Ponpes Gasek Malang, Jumat (12/11).

Anies menegaskan, tidak membicarakan sesuatu yang bersifat khusus dan pembicaraan dengan Kyai Marzuki berlangsung santai. Kunjungan tersebut sebagai bentuk silaturrahmi yang sudah diniatkan sebelumnya.

"Silaturrahmi saja dengan Kyai Marzuki, ngobrol santai," tegasnya.

Anies secara halus menampik kalau kunjungannya dikaitkan dengan suksesi 2024. Karena statusnya saat ingin memang sebagai Gubernur yang masih harus sibuk mengurus DKI Jakarta.

"Saya lagi ngurusin Jakarta. Sekarang ngurusin Jakarta," katanya.

Sementara KH Marzuki menyampaikan, kedatangan Anies sebatas silaturrahmi sebagai seorang tamu. Pesan yang disampaikan kepada orang nomor satu di DKI itu agar konsentrasi mengurus Jakarta.

"Yang penting ngurusin Jakarta. Menyambung isi visi misi, pikiran, program untuk merajut keutuhan bangsa, itu jauh lebih penting daripada yang jadi siapa," urainya.

Selama pertemuan keduanya, berlangsung di ruang tengah yang memang kerap digunakan menerima tamu. Namun Anies juga sempat diajak masuk dalam ruangan khusus di kediaman Kiai Marzuki.

"Berdoa untuk bangsa," tukas Kiai Marzuki singkat.

Rekomendasi