MM (16), siswa SMPN Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur yang dirawat di RSUD Kalabahi usai dipukul gurunya, dinyatakan meninggal dunia, Selasa (26/10) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas mengatakan, pelaku telah diamankan pada Senin (25/10) malam sekitar pukul 01.00 WITA.
"Keluarga korban dan keluarga pelaku sangat kooperatif menyerahkan penanganan selanjutnya, sesuai hukum yang berlaku kepada kepolisian," kata Agustinus kepada wartawan.
Menurut Agustinus, polisi masih menunggu keterangan dari tim medis terkait penyebab kematian korban.
"Untuk keterangan medis penyebab meninggalnya korban, masih perlu pendalaman oleh saksi ahli medis melalui visum dan autopsi, yang saat ini masih kita koordinasikan dengan dokter pemeriksa serta izin dari keluarga korban untuk dilakukan autopsi," ungkapnya.
Kejadian tragis tersebut terjadi ketika korban tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR), yang telah diberikan oleh gurunya berinisial LK (44).
Karena emosi, guru atau terduga pelaku memukul kepala korban. Tidak hanya itu, korban kembali ditendang di bokong dan dipukul menggunakan belahan bambu pada betis.
Atas tindakan gurunya tersebut, korban mengalami luka bengkak pada leher, pantat dan betis. Korban pun menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ZL (44) sebagai wali (Pengampu korban).