Kemendikbudristek Pastikan Data Ribuan Guru & Siswa Covid-19 Belum Diverifikasi

Misalnya saja terdapat sekolah yang menginput data jumlah guru yang terinfeksi Covid-19 melebihi jumlah guru yang ada di sekolah tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kemendikbudristek Pastikan Data Ribuan Guru & Siswa Covid-19 Belum Diverifikasi
PTM Hari Pertama di SDN 05 Kalisari Jakarta. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaporkan terdapat ribuan guru dan tenaga kependidikan serta siswa yang terinfeksi Covid-19 selama jalannya PTM Terbatas sejak 2020 lalu. Dalam situs https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/, yang kini datanya tak bisa diakses.

Kemendikbudristek mengungkap 7.287 guru dan tenaga kependidikan serta 15.456 siswa terkonfirmasi positif Covid-19 selama jalannya PTM Terbatas.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikbudristek, Jumeri mengatakan, data tersebut belum tentu benar. Lantaran belum ada verifikasi dari pihaknya.

"Data yang beredar mengenai jumlah siswa itu ada 15.429 dan guru ada 7.307 yang positif Covid berasal dari laporan 46.500 laporan satuan pendidikan yang belum diverifikasi. Sehingga masih ditemukan banyak kesalahan-kesalahan," kata Jumeri dalam konferensi pers daring, Jumat (24/9).

Misalnya saja terdapat sekolah yang menginput data jumlah guru yang terinfeksi Covid-19 melebihi jumlah guru yang ada di sekolah tersebut.

"Itukan tidak mungkin. Jadi gurunya hanya delapan melaporkan ada penularan 16 atau 15. Itu masih terjadi di data itu. Sehingga itu perlu kami luruskan bahwa angka-angka guru pun itu perlu kami berikan klarifikasi supaya masyarakat bisa tahu," katanya.

Sebelumnya Kemendikbudristek mengungkap temuan 1.303 sekolah di seluruh Indonesia jadi klaster Covid-19 selama jalannya PTM terbatas. Belakangan mereka meluruskan bahwa data itu hasil akumulasi dari tahun 2020.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi