BNPT Kutuk Keras Bom di Bandara Kabul yang Tewaskan Puluhan Orang

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengecam aksi bom Kabul, Afghanistan yang merenggut puluhan korban jiwa.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
BNPT Kutuk Keras Bom di Bandara Kabul yang Tewaskan Puluhan Orang
Kepala BNPT Boy Rafli Amar. ©istimewa

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengecam aksi bom Kabul, Afghanistan yang merenggut puluhan korban jiwa.

Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran agama apapun. Semua ajaran agama menolak aksi teror apapun itu alasannya.

"Saya mengutuk keras kepada ISIS-Khorasan yang melancarkan aksi terorisme di Bandara Udara, Kabul, Afghanistan, yang menimbulkan korban jiwa," ucap Boy di Malang melalui keterangan tertulisnya, Jumat (27/8).

Bom Kabul Afghanistan meledak di luar bandara pada Kamis (26/8), menewaskan 60 warga sipil dan 13 tentara Amerika Serikat (AS) dan 140 orang luka-luka. Jumlah korban terus bertambah dalam serangan bom bunuh diri tersebut.

Boy atas nama Kepala BNPT mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut. "BNPT sangat prihatin terhadap kejadian tersebut dan aksi terorisme tidak dapat dikaitkan dengan suatu agama, suku dan kebangsaan tertentu," kata Boy.

Boy juga menegaskan dukungan terhadap rekonsiliasi dan upaya penanggulangan terorisme baik nasional maupun internasional. Upaya-upaya penanggulangan terorisme di ranah internasional terus dibangun dalam berbagai lini.

BNPT telah memberikan dukungan aktif penanggulangan terorisme lewat komunikasi dan koordinasi yang komprehensif di sejumlah forum dan kerjasama internasional dengan berbagai negara.

"BNPT akan terus meningkatkan kerja sama baik secara nasional maupun internasional dalam rangka penanggulangan terorisme," tutup Boy.

Rekomendasi