Anthony Sinisuka Ginting dan Windy Cantika Aisah menerima bonus uang masing-masing Rp500 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Keduanya mendapat apresiasi karena menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia pada Olimpiade Tokyo.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyerahkan uang itu secara simbolis kepada keduanya di sela upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (19/8).
Anthony merupakan atlet bulu tangkis asal Cimahi, sedangkan Windy Cantika Aisah adalah atlet angkat besi asal Kabupaten Bandung.
Ridwan Kamil memastikan semua atlet Jawa Barat yang masuk kontingen Indonesia saat Olimpiade mendapat apresiasi, meski mereka tak mendapat medali. Para atlet itu adalah Melanie Putri, atlet dayung asal Kabupaten Karawang; Gregoria Mariska atlet bulu tangkis; Aflah Fadlan Prawira atlet renang; dan Vidya Rafika atlet menembak. Masing-masing menerima Rp30 juta.
"Para atlet semua diapresiasi. Cuma untuk yang mendapat medali tentu lebih. Jadi kepada Cantika sama Anthony Sinisuka Ginting kita kasih Rp500 juta," ucap Ridwan Kamil.
Fajar Alfian juga akan mendapatkan penghargaan dari Pemda Provinsi Jabar yang saat Olimpiade berangkat ke Tokyo sebagai partner sparing tim bulu tangkis. Fajar pun yang berpasangan dengan Rian Ardianto berada di peringkat 7 dunia untuk sektor ganda putra.
Selain para atlet, pelatih juga mendapatkan uang pembinaan dari Pemda Provinsi Jabar. Mereka adalah pelatih angkat besi Jajang Supriatna yang mendapatkan Rp100 juta dan pelatih renang Dinny Budiarto Utomo yang mendapatkan Rp30 juta.
"Mudah-mudahan mereka menjadi idola baru. Jadi idola baru, jangan mengidolakan yang semu-semu, idolakanlah atlet-atlet berprestasi luar biasa sehingga mereka menjadi cerminan optimisme," ucapnya.
Di sisi lain, pemberian apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini bisa memacu semangat para atlet Jabar untuk berprestasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.
Dalam rangka PON, pihaknya memastikan semua logistik telah disiapkan, termasuk pasokan logistik hingga makanan, sehingga para atlet bisa memberikan hasil maksimal.
"Kita menargetkan juara satu di PON Papua yang kurang dari 60 hari. Mudah-mudahan semangat juara hadir hari ini di saat PON di Papua," tuturnya.