Bertahan Hidup di Masa Pandemi dengan Bunga Matahari

Bertahan Hidup di Masa Pandemi dengan Bunga Matahari. Pandemi Covid-19 menyebabkan Budi kehilangan mata pencaharian sebagai penjual tiket pertandingan olahraga dan beralih profesi menjadi petani benih bunga matahari dengan memanfaatkan lahan kosong yang berada di kolong Tol Becakayu untuk menyambung hidup keluarganya.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Editor
Bertahan Hidup di Masa Pandemi dengan Bunga Matahari
Budi (63) saat melakukan perawatan kebun bunga matahari di kawasan Kalimalang, Jakarta, Rabu (14/7/2021). ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Rekomendasi