Sejumlah ASN di Karawang Terpantau Berada di Afrika hingga Samudera Hindia

Beberapa penyebab terjadinya kesalahan pada titik koordinat absensi ASN. Di antaranya yang bersangkutan kurang memahami teknologi dan terjadi eror pada aplikasi SIAP tersebut.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Sejumlah ASN di Karawang Terpantau Berada di Afrika hingga Samudera Hindia
ASN Karawang Jabar. ©2021 Merdeka.com

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat didapati di titik koordinat yang tidak wajar. Di antara mereka, ada yang berada di Afrika, Maroko, Irlandia bahkan di Samudera Hindia. Pengecekan keberadaan ASN tersebut didapati di aplikasi Sistem Informasi Absensi Pegawai (SIAP).

"Setelah divalidasi dan dikonfirmasi, yang bersangkutan ternyata ada di rumahnya," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang Asep Aang Rahmatullah, Senin (17/5).

Aang awalnya mengaku kaget kaget mendapati titik koordinat absensi dalam aplikasi SIAP mendapati ada beberapa ASN yang berada di luar negeri.

Diungkapkannya, misalnya Udin (58) ASN yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang saat absen pada 14 Mei 2021 titik koordinatnya berada di Irlandia. Tidak hanya Udin, rupanya ada beberapa ASN yang titik koordinat absennya mengalami kejanggalan.

"Karena dinilai tak masuk akal, tim kemudian mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan,"katanya

Aang menjelaskan, ada beberapa penyebab terjadinya kesalahan pada titik koordinat absensi ASN. Di antaranya yang bersangkutan kurang memahami teknologi dan terjadi eror pada aplikasi SIAP tersebut.

"Ada yang gagap teknologi karena aplikasinya belum di-upgrade, dan juga error pada aplikasinya saat melakukan absensi," tuturnya.

Sementara, pendataan aktivitas pegawai pada hari Raya Idul Fitri 1442 H dari tanggal 12-17 Mei, BKSDM Karawang mendapati 273 titik koordinat absensi di luar Karawang.

Sedangkan pada hari pertama masuk kerja, Senin (17/5), sebanyak 88,49 persen dari sekitar 10.500 ASN telah mengisi absensi masuk kerja.

Rekomendasi