Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengapresiasi keberhasilan Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) menekan angka kasus Covid-19 di daerah itu. Padahal di saat bersamaan mereka masih menangani dampak bencana gempa bumi pada Januari lalu.
"Ini sangat luar biasa, dalam kondisi bencana mampu menekan kasus Covid-19 saat ini, hal ini sangat menggembirakan. Untuk itu, kita syukuri kerja sama semua komponen itu sangat baik," kata Doni, Kamis (1/4).
Berdasarkan data Satuan Tugas Covid-19, kasus pasien positif Covid-19 di Sulbar mencapai 5.364 orang. Pasien yang sembuh telah mencapai 95,37 persen atau sekitar 5.116 orang.
Pada Kamis (1/4) hanya ada penambahan 1 kasus Covid-19 di Sulbar. Angka itu yang terendah di Indonesia.
Doni mengingatkan, meskipun mampu menekan kasus Covid-19, semua pihak tidak boleh lengah. Keberhasilan ini belum tentu bertahan selamanya.
"Keberhasilan saat ini di Sulbar jangan sampai membuat euforia, kita tidak boleh lalai satu hari, jangankan satu hari satu jam saja tidak boleh, bahkan satu menit pun juga tidak boleh, sebab covid ini belum berakhir. Jadi tolong diingatkan terus jangan bosan-bosan," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar berharap kepada Ketua Satgas Penanganan Covid-19 untuk memberikan perhatian terhadap Sulbar, misalnya untuk pembangunan RS Covid-19.
Enny juga menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah berjalan. Penyuntikan vaksin saat ini sudah memasuki tahap kedua.
"Antusias dari ASN untuk tahap kedua ini sungguh luar biasa, mereka tidak terpengaruh oleh berita-berita hoaks dan bersemangat menerima vaksin. Mudah-mudahan pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan baik, sehingga kita semua di Sulbar ini terhindar dari Covid-19," harapnya.