Cegah Kasus Covid-19 Jelang Lebaran, Bandara Palembang Dipasang GeNose

Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Kementerian Perhubungan Agoes Subagio mengatakan, penggunaan GeNose bukan berarti menghilangkan fungsi swab PCR dan rapid antigen.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Cegah Kasus Covid-19 Jelang Lebaran, Bandara Palembang Dipasang GeNose
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. ©Angkasa Pura II

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mulai hari ini dipasang GeNose untuk mengecek kesehatan penumpang. Alat ini akan dioptimalkan dalam pendeteksi Covid-19, terlebih saat kepadatan penumpang pada mudik lebaran nanti.

Executive General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara SMB II Palembang Tommy Arisdianto memprediksi penumpang akan mengalami lonjakan signifikan pada lebaran tahun ini. Secara angka, jumlahnya hampir sama saat libur Tahun Baru 2021 lalu yang mencapai 5.000 orang per hari.

"Kemungkinan lebaran nanti terjadi kepadatan penumpang, bisa sama dengan liburan tahun baru kemarin," ungkap Tommy, Jumat (26/3).

Oleh karena itu, pemasangan Genose dipandang perlu untuk mempercepat pemeriksaan penumpang. Hanya saja, pihaknya menerapkan pendaftaran secara daring agar mencegah antrean panjang di loket GeNose.

"Jika hasil GeNose positif, maka diarahkan tes swab PCR atau rapid antigen dan jika negatif diperkenankan melanjutkan penerbangan," kata dia.

Tommy menjelaskan, pihaknya akan mengujicoba penggunaan Genose selama lima hari ke depan dengan batasan sasaran pemeriksaan sebanyak 100 orang per hari. Pada masa ini pemeriksaan dilakukan terhadap karyawan bandara, Airnav, petugas maskapai, dan semua pihak yang ada di bandara.

Kemudian mulai 1 April 2021, GeNose akan diterapkan kepada calon penumpang. Setidaknya ada enam unit Genose yang disediakan secara umum.

"Selama ujicoba tidak dipungut biaya, setelah itu baru dikenakan tarif, kita masih tunggu aturan dari pemerintah pusat," ujarnya.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Kementerian Perhubungan Agoes Subagio mengatakan, penggunaan GeNose bukan berarti menghilangkan fungsi swab PCR dan rapid antigen. Menurut dia, alat itu difungsikan untuk mendeteksi secara dini calon penumpang terpapar Covid-19 atau tidak.

"Tarifnya berkisar Rp40 ribu sekali tes. Untuk regulasi penggunaan Genose mudah-mudahan segera dikeluarkan," kata dia.

Selain Bandara SMB II Palembang, ada lima bandara lagi yang ditetapkan untuk pemasangan GeNose. Yakni Bandara Internasioan Juanda Surbaya, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, dan Bandara Aji Pangeran Temenggung Pranoto Samarinda.

"Bandara lain akan menyusul secara bertahap. Tujuan kami tak lain untuk memberikan kemudahan bagi penumpang dan minat pengguna jasa bandara terus meningkat," pungkasnya.

Rekomendasi