Seorang ibu simpatisan pendukung Habib Rizieq Syihab sambil menangis menolak dibubarkan oleh aparat kepolisian. Dia ngotot menyaksikan sidang Rizieq secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (19/3).
Berdasarkan pantauan merdeka.com di lokasi, aparat kepolisian meminta para pendukung Rizieq untuk membubarkan diri. Karena jalannya persidangan bisa dipantau melalui streaming online.
"Bubar-bubar jangan di sini. Ayo jangan di sini. Cepat-cepat, kerumunan ini. Ibu kan bisa lihat sidangnya di online," kata salah satu polisi kepada pendukung Rizieq.
Setelah imbauan dari aparat kepolisian, satu per satu pendukung Rizieq itupun meninggalkan lokasi dan berpencar menjauhi petugas polisi.
Sementara, ada seorang ibu simpatisan pendukung Rizieq menanggapi imbauan dari anggota polisi tersebut. Sambil menangis dia menolak untuk dibubarkan oleh petugas dan meminta untuk melihat sidang secara langsung.
"Iya pak, tapi saya sedih kalau dibubarin gini. Mau liat langsung saya," kata dia sambil menangis.
Karena si ibu tetap bersikeras, petugas polisi pun kembali menasihati hingga akhirnya dia mau mematuhi imbauan dan meninggalkan area di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Sementara itu, terkait sidang perkara pelanggaran kekarantinaan kesehatan atas terdakwa mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab, majelis hakim tetap memutuskan persidangan secara virtual pada Jumat (19/3).
"Sidang lanjutan perkara MRS, digelar secara virtual," kata kata Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal dalam pesan tertulis, Kamis (18/3).