Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kementerian Sosial. Dia merinci, ada dua titik terjadinya operasi.
"Di Jakarta dan Bandung," kata Nurul saat dikonfirmasi, Sabtu (5/12).
Sebelumnya, OTT juga telah dibenarkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Firli mengatakan, OTT terjadi pada Jumat malam, hingga Sabtu dini hari tadi. Dugaan tindak pidana korupsi dilakukan adalah bantuan sosial program penanganan Covid-19.
"Dugaan korupsi menerima hadiah dari para Vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan Pandemic covid19," kata Firli.
Firli menambahkan, sejumlah terduga pelaku sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. Mereka akan diperiksa lebih lanjut untuk penetapan status usai diperiksa 1 x 24 jam.
"Para tersangka sudah dibawa ke Gedung merah putih untuk pemeriksaan. Tolong beri waktu kami bekerja dulu, nanti pada saatnya KPK akan memberikan penjelasan," Firli menandasi.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kementerian Sosial. Dia merinci, ada dua titik terjadinya operasi.
"Di Jakarta dan Bandung," kata Nurul saat dikonfirmasi, Sabtu (5/12).
Sebelumnya, OTT juga telah dibenarkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Firli mengatakan, OTT terjadi pada Jumat malam, hingga Sabtu dini hari tadi. Dugaan tindak pidana korupsi dilakukan adalah bantuan sosial program penanganan Covid-19.
"Dugaan korupsi menerima hadiah dari para Vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan Pandemic covid19," kata Firli.
Firli menambahkan, sejumlah terduga pelaku sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. Mereka akan diperika lebih lanjut untuk penetapan status usai diperiksa 1 x 24 jam.
"Para tersangka sudah dibawa ke Gedung merah putih untuk pemeriksaan. Tolong beri waktu kami bekerja dulu, nanti pada saatnya KPK akan memberikan penjelasan," Firli menandasi.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com