300 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat ke Tanah Suci Sejak Umrah Dibuka 1 November

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Muhammad Farid Aljawi mengatakan bahwa jemaah umrah Indonesia tercatat paling banyak pasca larangan haji dan umrah dari otoritas di Arab Saudi saat awal merebaknya pandemi Covid-19.

Rita
Oleh Rita - Reporter
300 Jemaah Indonesia Sudah Berangkat ke Tanah Suci Sejak Umrah Dibuka 1 November
Jemaah umrah dari Indonesia berangkat ke Tanah Suci. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Muhammad Farid Aljawi mengatakan bahwa jemaah umrah Indonesia tercatat paling banyak pasca larangan haji dan umrah dari otoritas di Arab Saudi saat awal merebaknya pandemi Covid-19.

"Saat ini Pemerintah Saudi menerima grup paling banyak selama musim pandemi, yaitu grup dari Indonesia," kata Farid dalam keterangannya melalui sebuah video pada Jumat (6/11/2020).

Farid menyebut, jumlah jemaah Indonesia yang diberangkatkan sejak 1 November lalu kurang lebih sebanyak 300-an.

"Oleh karena itu Pemerintah Saudi juga berhati-hati di dalam penanganan jemaah Indonesia, dan Alhamdulillah memberikan layanan yang terbaik," ucap dia.

Farid menjelaskan, penanganan jemaah umrah oleh Arab Saudi dilakukan secara profesional. Sehingga dia melihat masyarakat bisa tetap nyaman beribadah kendati di tengah pandemi.

Ditemukannya tiga jemaah umrah asal Indonesia yang terinfeksi Covid-19, bagi Farid menunjukkan keseriusan otoritas Saudi menangani para jemaah.

"Perlu diketahui bahwasanya dengan tes swab yang dilakukan oleh Pemerintah Saudi ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Saudi dalam rangka penanganan Covid-19," tandasnya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi