Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo atau bisa dikenal Pasha Ungu kembali membuat kontroversi. Ia mengecat rambutnya menjadi pirang.
Pejabat daerah yang juga vokalis grup band Ungu itu akhirnya buka suara setelah tingkahnya menjadi sorotan. Pasha beralasan sengaja mengecat rambut jadi pirang untuk proyek pembuatan video klip bersama musisi-musisi daerah di Palu.
"Itu dalam rangka mengangkat atau membuka pintu bagi musisi daerah Palu, paling tidak perwakilan agar bisa berkiprah di nasional, saya kira itu," kata Pasha saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/8).
Akibat rambut pirangnya tersebut, Pasha pun sampai menjadi perbincangan dan mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Menanggapi teguran itu, suami Adelia Pasha ini mengaku menerima dan mematuhi segala aturan yang berlaku bagi pejabat pemerintah.
"Menurut saya harus saya apresiasi, dan tentunya kami tidak ada lagi argumentasi kecuali patuh dan juga taat terhadap apa yang sudah beliau sampaikan," ujar Pasha.
Tak lama setelahnya, Pasha lantas mencukur habis rambutnya hingga plontos. Pasha mengaku memang langsung berencana mencukur habis rambutnya untuk menyambut hari raya Idul Adha.
"Karena solat Ied, memang saya kira enggak pantes juga ya. Masa salat Ied rambutnya kuning, saya juga ngerasa enggak enak. Bukan masalah persoalan netizen, enggak, bukan karena itu. Memang harus saya potong karena besoknya mau solat Ied," kata dia. Seperti dilansir Antara.
Advertisement
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ikut menyoroti ulah Pasha Ungu.
"Belum ada aturannya. Sebaiknya pejabat negara memberikan contoh etika yang baik. Dan bertindak negarawan, negarawan itu bisa dalam hal penampilan," kata Tito, Jumat (31/7).
Mantan Kapolri ini menyadari bahwa Pasha berlatar belakang dari dunia seni. Meski demikian, harus menyadari sebagai birokrat juga.
"Tapi beliau harus bisa menempatkan antara seniman dan birokrat yang memiliki kode etik, kultur tersendiri, sebagai birokrat," tegasnya.