Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya tempat pasien covid-19 yang ditemukan tewas terjatuh dari lantai 6 memastikan jika korban telah membuka paksa sebuah jendela di ruang isolasi tempatnya dirawat. Korban, dipastikan meloncat dari jendela yang berada di lantai 6 rumah sakit tersebut.
Kasubag Humas RSU Haji Djati Setyoputro membenarkan pasien terebut terkonfirmasi Covid-19. Ia diketahui baru menjalani perawatan selama satu hari di ruang isolasi khusus RSU Haji Surabaya.
"Pasien terkonfirmasi positif covid-19. Yang bersangkutan masuk (Rabu) pagi dan (Kamis) paginya kemudian meninggal," ujarnya, Kamis (30/7).
Ia menjelaskan, sebelum kejadian, korban tengah menjalani perawatan sebagai pasien covid-19 di ruang isolasi RSU Haji Surabaya. Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), setelah pasien diobservasi dilakukan pemasangan oksigen maupun masker.
Beberapa jam sebelum kejadian, saat itu ruang isolasi dijaga oleh 5 orang perawat. Namun saat subuh, 2 perawat diantaranya meninggalkan ruang jaga dengan maksud untuk menunaikan ibadah salat Subuh secara bergantian.
Namun, sekitar pukul 05.30 Wib, para perawat tersebut kehilangan korban dari tempat tidurnya saat dilakukan pengecekan. "Para perawat itu sampai mencari di ruang-ruang sebelahnya, di kamar mandi, tapi tidak ditemukan," tuturnya.
Lalu, tiba-tiba pihak rumah sakit mendapatkan kabar dari seorang anggota Satpol PP bahwa telah ditemukan seseorang dengan kondisi tidak bergerak di luar gedung.
"Pasien loncat lewat jendela. Sebenarnya jendela itu sulit untuk dibuka, tapi rupanya pasien itu, ya enggak tahu ya, dengan depresi atau apa, orang kalau sudah kena covid diberita-berita itu kan kalau enggak sembuh ya meninggal," ujarnya.
Mendapati hal itu, pihaknya pun memastikan jika sang pasien meninggal karena bunuh diri dengan cara melompat dari ketinggian lebih dari 30 meter, atau tepatnya dari lantai 6 ruang perawatan pasien covid-19.
"Mungkin pasien bunuh diri saya kurang paham. Murni bunuh diri. Kalau gak bunuh diri pasti ketahuan. Pasiennya kan banyak, kebetulan ruang isolasi kan penuh. Kebetulan pas di bed nomor 9 itu kan belakangnya hanya disekat kaca," tegasnya.
Advertisement
Sebelumnya, baru sehari menjalani perawatan, seorang pasien penderita covid-19 ditemukan tewas terjatuh dari ketinggian lantai 6 di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Akibatnya, ia pun tewas dengan kondisi tubuh yang cukup mengenaskan.
Kapolsek Sukolilo Surabaya AKP Subiyantana menjelaskan, korban diketahui baru menjalani perawatan di lantai 6 gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Haji Surabaya.
Dari informasi yang diterimanya, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wib. Ia pun segera meminta pada petugas rumah sakit untuk tidak merubah TKP.
"Laporan yang kita terima sekitar pukul 06.30 Wib. Setelah kita terima laporan itu, kita lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dengan menggunakan APD (alat pelindung diri). Infonya pasien baru sehari (perawatan)," tegasnya.