Pilkada Kota Solo 2020, akan semakin semarak dengan munculnya pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur independen. Seorang warga bernama Bagyo Wahyono berpasangan dengan F.X. Supardjo, mengaku mendapatkan dukungan dari masyarakat Kota Bengawan.
Mereka bahkan mengklaim telah mendapatkan dukungan sebanyak 35.000 dukungan suara. Jumlah tersebut masih bisa bertambah hingga 40.000 suara lebih. Padahal jumlah dukungan yang disyaratkan untuk Pilkada Solo hanya sebanyak 35.870 suara.
Ditemui wartawan, Rabu (15/1) Bagyo Wahyono mengaku terus melakukan konsolidasi dan menyerap aspirasi warga dengan blusukan. Ia menemui warga di angkringan atau tempat nongkrong warga.
"Kami ingin membuat sejarah baru kalau orang kecil bisa maju di Pilkada Solo dari jalur perseorangan atau tidak diusung parpol," katanya.
Bagyo mengaku selama blusukan ia menerima banyak keluhan dan masukan. Diantaranya tentang sulitnya waga dalam mendapatkan sembako karena mahalnya harga. Atas dasar tersebut, ia dalam mengangkat visi dan misi sebagai cawali dengan fokus sekitar persoalan papan sandang, dan pangan.
Advertisement
Menurut dia, ketiga komponen tersebut akan menjadi fokus untuk dilakukan perubahan. Ia menegaskan tidak akan memilih-milih lawan di Pilkada Kota Solo. Apalagi ia merasa hanya orang kecil.
"Sebagai orang yang mengemban amanah rakyat saya tidak gentar melawan bakal cawali dari PDIP (Gibran Rakabuming Raka atau Achmad Purnomo)" tandasnya.
Bagyo menegaskan, dirinya optimistis bisa ikut Pilkada Solo, 23 September mendatang. Ia berjanji akan bekerja keras sampai titik terakhir.