Tidak hanya menyebabkan ratusan rumah rusak, banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak juga membuat sejumlah insfrastruktur di enam Kecamatan di kabupaten tersebut rusak.
Sebanyak 2.167 rumah yang berada di enam Kecamatan, 34 titik di 22 desa terendam banjir. Akibat terjangan air dari meluapnya sungai Ciberang tersebut, Sebanyak 274 rumah mengalami rusak ringan dan 306 rumah rusak berat akibat terjangan banjir.
Selain itu, banjir bandang juga merusak 20 unit jembatan permanen dan jembatan gantung. Satu ruas jalan akses warga di Kecamatan Cipanas amblas. Akibatnya beberapa daerah terisolir.
"Di Cipanas ada 40 meter ruas jalan amblas. Satu unit jembatan gantung dan jembatan permanen di Sajira, satu unit jembatan di kampung Muara Lebak Gedong," kata Kepala BPBD Lebak, Kaprawi.
Untuk diketahui banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Lebak di 6 kecamatan Yakni Kecamatan Cipanas, Kecamatan Lebak Gedong, Sajira, Curugbitung, Maja, dan Cimarga. Kecamatan Cipanas merupakan Kecamatan yang mengalami kerusakan insfrastruktur terparah.
Dan hingga kini, ribuan warga yang sebagian besar tinggal di bantaran sungai Ciberang, masih mengungsi di posko yang telah dibangun pemerintah dan juga mengungsi ke rumah kerabat yang posisinya jauh dari bantaran sungai.