Juara Bertahan, Pemkot Manado Kembali Tanding di Ajang Contact Center World

Menurut Wawali, ajang internasional yang bakal digelar di Spanyol nanti bukan hanya mengenai kompetisi mencari juara, tetapi juga ajang untuk saling belajar dan bertukar informasi tentang manajemen Call Centre dari negara lain.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
Juara Bertahan, Pemkot Manado Kembali Tanding di Ajang Contact Center World
Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastiaan. ©2019 Merdeka.com

Kota Manado terus meraih prestasi di tingkat internasional. Lewat program Manado Siaga 112, Pemkot Manado pernah meraih medali emas untuk kategori Best Emergency Service Center dan perunggu untuk Best Public Service (Pelayanan Publik Terpadu) dalam Internasional Top Performance Contact Center World (CCW) Asia Pacific yang dilaksanakan di Hotel JW Marriot, Pukhet, Thailand tahun lalu.

Kini di ajang yang sama yakni CCW tingkat dunia akan dihelat di Barcelona, Spanyol pada Desember 2019 mendatang, Pemkot Manado kembali unjuk gigi dengan status sebagai juara bertahan. Hal ini karena pada tahun 2018 lalu Pemkot Manado mendapatkan medali emas untuk kategori Best Emergency Service Center.

Menurut Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastiaan, aplikasi Manado Siaga 112 kini sudah semakin sempurna dalam memberikan pelayanan kepada warga. Hal ini karena layanan Manado Siaga 112 tidak hanya menjangkau sektor kesehatan tetapi juga semua sektor.

"Jadi melalui 112 ini kita sudah menjangkau semua sektor. Jadi bukan hanya sektor kesehatan tetapi kepolisian, ada dengan listrik atau PLN juga misalnya ada keributan atau kericuhan di wilayahnya, perkelahian, kecelakaan bisa masuk ke Kita. Kita sudah gabung dengan seluruh instansi terkait. Manado Siaga 112 ini ada dari pihak TNI, Polisi, Telkom, PLN semua sudah terintegrasi di layanan ini. Jadi begitu warga cal 112, semua sudah masuk itu. Dan semua emergency tersebut stand by 24 jam," ujar Mor D Bastiaan kepada merdeka.com di sela sela acara Awarding Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 di Balai Sudirman Jakarta, Rabu (6/11).

Menurut Wawali, ajang internasional yang bakal digelar di Spanyol nanti bukan hanya mengenai kompetisi mencari juara, tetapi juga ajang untuk saling belajar dan bertukar informasi tentang manajemen Call Centre dari negara lain.

"Kita di sana kita akan banyak belajar, negara lain pun akan belajar dari kita. Intinya kita bawa yang baik dari sana untuk kita terapkan kepada masyarakat kita agar pelayanan publik kita semakin baik," terangnya.

Rekomendasi