Budayawan Franz Magnis Suseno melayat ke rumah duka Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).
Romo Magnis menyebut, Habibie adalah tokoh dengan sikap yang paling mengesankan.
"Paling mengesankan yang pernah saya temukan dalam hidup saya, saya bersyukur bahwa bisa diajak beliau bangun hubungan pribadi. Saya berpendapat bahwa Indonesia sangat beruntung bahwa Pak Habibie lah yang sesudah Pak Harto mengundurkan diri menjadi presiden Republik Indonesia," kata Romo Magnis di lokasi.
Menurutnya, pintu Demokrasi di Indonesia dibuka oleh Habibie. Banyak jasa Habibie bagi Indonesia.
"Pak Habibie itu yang menempatkan Indonesia dalam situasi yang gawat dan terancam dan berbahaya ke jalur yang tepat, membuka Indonesia bagi demokrasi, juga membuka pintu rumah tahanan-tahanan politik, memungkinkan hak asasi manusia mendapat kedudukan kuat," jelasnya.
Dia juga mengagumi kiprah politik Habibie yang secara gentle mau mundur dari kursi RI 1. "Saya juga kagum dengan cara kesatria dan elegan Pak Habibie mengundurkan diri dari kedudukan sebagai presiden sesudah MPR tidak menerima laporannya. Ia memberi contoh bagus bagaimana seseorang menangani kekuasaan," tutup dia.
Diketahui, Presiden ke-3 RI BJ Habibie wafat Rabu (11/9), sekitar pukul 18.05 WIB. BJ Habibie wafat dalam usia 83 tahun. Dia merupakan tokoh intelektual yang menjadi Presiden ke-3 RI. Habibie wafat karena gagal jantung.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com