Anak Tewas Kecelakaan Mobil, Bupati Mojokerto Nonaktif Menangis Tersedu di Pemakaman

Mustofa selama ini mendekam di Rutan Medaeng karena terjerat kasus korupsi. Hari ini, oleh pihak rutan dia diberikan izin melihat pemakaman anaknya. Saat itu, mobil yang ditumpangi anaknya menabrak truk.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Anak Tewas Kecelakaan Mobil, Bupati Mojokerto Nonaktif Menangis Tersedu di Pemakaman
Ilustrasi kecelakaan mobil. ©shutterstock.com/Laurentiu Nica

Putra sulung Bupati Mojokerto nonaktif, Mustofa Kamal Pasa, bernama Jiansyah Kamal Pasa, meninggal dunia setelah mobilnya terlibat kecelakaan di Jalan Tol Solo-Ngawi. Peristiwa itu terjadi Rabu (20/5) malam kemarin.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh polisi. Namun nyawanya tak tertolong.

Informasi dihimpun merdeka.com, Kamis (21/3), anak Mustofa menumpangi Mazda warna merah dengan Nopol S 1075 RJ. Mobil melaju dari arah barat Solo menuju Ngawi.

Tepat di KM 565.600, mobil menabrak bagian belakang sebuah truk. Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah.

"Kecelakaan terjadi di KM 565.600. Informasinya memang (anak Bupati Nonaktif Mojokerto) demikian, ujar Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (21/3).

Ia menambahkan, terkait dengan peristiwa tersebut, pihaknya hanya melakukan penanganan kejadian awal saja. Untuk selanjutnya, proses hukum dilanjutkan oleh Polres Ngawi. "Sekarang ditangani oleh Polres Ngawi," ujarnya.

Pagi ini jenazah Jiansyah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU), Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Mojokerto. Bupati Mojokerto nonaktif Mustofa Kamal Pasa (MKP) juga terlihat di pemakaman.

Mustofa selama ini mendekam di Rutan Medaeng karena terjerat kasus korupsi. Hari ini, oleh pihak rutan dia diberikan izin melihat pemakaman anaknya.

"Satu hari saja dan sudah kembali (ke Rutan Medaeng)," ungkap Kepala Rutan Kelas 1 A Medaeng, Sidoarjo, Teguh Pamuji.

Rekomendasi