Korban Banjir Bandang Dairi Kembali Ditemukan, 5 Masih Hilang

Pencarian 5 korban ini terus dilanjutkan. Pada hari keempat operasi, Jumat (21/12), 50 personel gabungan dikerahkan dan dibagi dalam dua tim. Tim pertama bergerak menuju kawasan Batu Kapur, sementara tim kedua akan menyisir Sungai Bongkaras menuju kawsan Sikalumbu.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Korban Banjir Bandang Dairi Kembali Ditemukan, 5 Masih Hilang
Korban Banjir di Dairi. ©2018 Merdeka.com

Seorang lagi korban banjir bandang di Dairi, Sumut, ditemukan tim SAR. Total sudah 2 korban meninggal dunia dan 5 lainnya masih hilang dalam bencana yang terjadi pada Selasa (18/12).

"Total sudah dua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Adi Pandawa, koordinator pencarian dari Kantor SAR Medan, Jumat (21/12).

Kedua korban yang sudah ditemukan yakni Bariun Sitorus, warga Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, dan Elfrida Sinaga (45), warga Desa Sibongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga. Bariun ditemukan di aliran Sungai Soraya, Subulussalam, Aceh, Rabu (19/12), sedangkan Elfrida ditemukan di aliran Sungai Bongkaras, kawasan Batu Kapur. "Korban kedua kita temukan kemarin siang," kata Adi.

Dengan ditemukannya kedua korban, masih ada lima orang yang dinyatakan hilang terseret banjir bandang pada aliran sungai di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi, Sumut,Rabu (18/12) sekitar pukul 17.08 Wib. Kelima korban yang masih dicari yakni: Jaluddin Boang Manalu (83), Kino Tumanggor (45), Walbiner Simarmata (38), Lina Padang, dan Nadia Hasugian (3).

Pencarian 5 korban ini terus dilanjutkan. Pada hari keempat operasi, Jumat (21/12), 50 personel gabungan dikerahkan dan dibagi dalam dua tim. Tim pertama bergerak menuju kawasan Batu Kapur, sementara tim kedua akan menyisir Sungai Bongkaras menuju kawsan Sikalumbu.

Rekomendasi