Menpora harap Turnamen Taekwondo Kapolri dapat lahirkan bibit atlet muda

"Saya yakin, SEA Games, Asian Games bahkan Olimpiade yang akan datang medali emas akan disumbang oleh adik-adik semua," kata Menpora saat menutup turnamen di Gelanggang Olahraga Popki, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menpora harap Turnamen Taekwondo Kapolri dapat lahirkan bibit atlet muda
Menpora Imam Nahrawi. ©2018 Merdeka.com

Menpora Imam Nahrawi mengatakan kegiatan positif seperti Turnamen Taekwondo Kapolri Cup 2018 harus didorong agar semakin banyak melahirkan bibit muda untuk menjadi atlet taekwondo Indonesia. Karena dari turnamen tersebut atlet takwondo Defia Rosmaniar dapat mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di Asian Games 2018 lalu.

"Saya yakin, SEA Games, Asian Games bahkan Olimpiade yang akan datang medali emas akan disumbang oleh adik-adik semua," kata Menpora saat menutup turnamen di Gelanggang Olahraga Popki, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (16/9).

Menpora berpesan bahwa adik-adik peserta turnamen adalah masa depan Indonesia. Maka, di tangan merekalah nanti Indonesia akan berdiri sejajar dengan negara-negara lain di kawasan Asia bahkan dunia.

“Teruslah berlatih, teruslah menjadi atlet yang baik, karena atlet sekarang ini sudah menjadi figur di tengah masyarakat di pelosok pelosok tanah air mulai dari anak-anak sampai orang tua. Terima kasih Kapolri dan seluruh jajarannya. Terima kasih Kapolda Metro Jaya dan seluruh jajaran," tambahnya.

Turnamen Taekwondo Kapolri Cup 2018 ini diikuti 135 kontingen dengan jumlah atlet 2255 orang yang terdiri dari 137 personel Polri dan 2118 sipil dari 21 provinsi dan 17 jajaran Polda. Pertandingan dalam turnamen ini dibagi berdasarkan kelompok umur, yaitu kategori pra kadet 6-11 tahun, kategori kadet 12-14 tahun, kategori junior 15-17 tahun dan senior 18-30 tahun.

Dalam kesempatan itu, ia juga memohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat agar kotingen Indonesia dapat memberikan hasil terbaik di event Asian Para Games yang akan digelar pada tanggal 6 hingga 13 Oktober mendatang.

"Datanglah ke venue pertandingan, kita akan melihat saudara kita yang memiliki keterbatasan namun mempunyai keinginan sama mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya,” ajaknya.

"Mereka memiliki keterbatasan, tetapi semangat dan cita-citanya tidak ada terbatas untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia. Karenanya, Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada saya dan kepada para menteri berilah nanti mereka bonus yang sama dengan atlet Asian Games," tutupnya.

Rekomendasi