Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mengirimkan tambahan bantuan logistik untuk masyarakat Suku Mausu Ane yang mengalami musibah kelaparan akibat gagal panen karena tanaman pertaniannya diserang hama tikus dan babi hutan.
Logistik yang dikirim seperti bahan makanan, pakaian, tenda, kebutuhan anak-anak, obat-obatan, alat komunikasi serta tenaga medis dan komunikasi yang tergabung dalam Satgas Penguatan Bantuan Kemanusiaan untuk masyarakat Suku Mausu Ane.
Bantuan Satgas ini diberangkatkan oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis dengan menggunakan Pesawat Hercules A-1312 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (28/7).
Terkait musibah kelaparan yang sedang dialami oleh anak bangsa, khususnya masyarakat Suku Mausu Ane di Pegunungan Markulle, Pulau Seram, Provinsi Maluku Tengah, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, beberapa waktu lalu telah melaporkan kejadian tersebut kepada Presiden Jokowi.
"TNI melalui Kodam XVI/Pattimura telah bertindak cepat memberikan pertolongan awal dengan mengirimkan bantuan logistik (makanan dan obat-obatan) serta tim medis termasuk beberapa personelnya," kata Marsekal Hadi.
Sementara itu, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis mengatakan camp penampungan sementara telah dibangun di beberapa titik. "Di Pegunungan Markulle juga telah dibuatkan camp penampungan sementara di Dusun Siahari dan Desa Morokay, Kec. Seram Utara Timur, Kobi, Kab. Maluku Tengah, Provinsi Maluku," kata dia.
Menurut Khairil, TNI, Polri, Kementerian Sosial, Pemda dan masyarakat setempat juga telah melakukan aksi-aksi dengan memberikan dukungan bantuan berupa makanan, selimut termasuk pembuatan camp penampungan.