Kemenpora apresiasi BPJS Ketenagakerjaan berikan asuransi untuk atlet Indonesia

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menyambut baik langkah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang akan memberikan jaminan asuransi kepada kontingen Indonesia di berbagai event internasional selama satu tahun

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenpora apresiasi BPJS Ketenagakerjaan berikan asuransi untuk atlet Indonesia
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto saat menerima Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. ©2018 Merdeka.com

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menyambut baik langkah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang akan memberikan jaminan asuransi kepada kontingen Indonesia di berbagai event internasional selama satu tahun. Salah satunya termasuk kontingen Indonesia yang akan berlaga Asian Games dan Asian Para Games pada Agustus hingga September mendatang.

Hal itu ia sampaikan usai menerima Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto beserta rombongan di ruang kerja Sesmenpora, lantai tiga Kemenpora, Rabu (11/7)

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh pihak BPJS Ketenagakerjaan yang akan memberikan jaminan asuransi kepada atlet Indonesia yang berlaga di event internasional. Harapan kami apabila sudah ada kesepakatan dengan Inasgoc pada tanggal 27 nanti harus betul-betul dikawal dengan baik," ujar Gatot.

Gatot menambahkan untuk asuransi atlet-atlet Asian Para Games harus dipersiapkan secara paralel walaupun pihak BPJS Ketenagakerjaan sudah berkoordinasi dengan Inapgoc. Ia juga menyampaikan asuransi ini tidak hanya sebatas saat mengikuti event, tapi di luar event juga diperlukan asuransi.

Maka dari itu, pihak BPJS Ketenagakerjaan juga menawarkan perlindungan tenaga kerja bagi atlet di luar arena perlombaan. Seperti berangkat dan pulang kerja, atau saat berangkat dan pulang dari lokasi perlombaan atau latihan.

"Kami juga memberikan masukan bahwa Kemenpora ini tidak hanya di bidang olahraga, tapi juga bidang pemuda sehingga perlu juga ada asuransi untuk kebutuhan kegiatan kepemudaan. Hanya saja perlu dipilah-pilah kegiatan kepemudaan mana saja yang perlu kita asuransikan," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus mengatakan dengan adanya jaminan dari BPJS para atlet diharapkan tidak ragu lagi dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan. Jika nanti mengalami cedera, akan ada yang menjamin karena dikategorikan sebagai kecelakaan kerja.

"Kedatangan kami kemari untuk memberikan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan bagi kontingen Indonesia di berbagai event internasional. Kami menyadari sebagai atlet itu banyak memiliki risiko cukup tinggi karena terkait dengan banyaknya aktivitas fisik yang dilakukan," ungkapnya.

Rekomendasi