Kemenpora Teken MoU dengan New York University, Siapkan SDM hingga Ekosistem Olahraga Berdaya Saing Global

Erick Thohir bersama Angie Kamath, Dekan NYU School of Professional Studies, telah menandatangani nota kesepahaman (MoU).

Wuri Anggarini
Oleh Wuri Anggarini - Reporter
Kemenpora Teken MoU dengan New York University, Siapkan SDM hingga Ekosistem Olahraga Berdaya Saing Global
Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga, menandatangani perjanjian kerjasama dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport di New York University (NYU).

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mengambil langkah strategis yang signifikan dalam memperkuat hubungan internasional guna memajukan olahraga di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, lembaga ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU) pada Selasa (21/7/2026) siang waktu setempat. Institusi ini dikenal sebagai lembaga pendidikan dan penelitian terkemuka yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, manajemen, bisnis, kebijakan, serta inovasi dalam dunia olahraga global.

Dalam acara tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan Dekan NYU School of Professional Studies, Angie Kamath, menandatangani kesepahaman yang menjadi tonggak penting bagi kedua institusi untuk memperkuat kerja sama dalam bidang diplomasi olahraga, pendidikan manajemen olahraga, pengembangan kepemudaan, serta riset inovatif dalam olahraga. MoU ini juga membuka peluang bagi Kemenpora untuk mengirimkan atlet-atlet berprestasi untuk mendapatkan pendidikan di Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University.

Menurut Erick Thohir, sejak dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, salah satu fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan olahraga Indonesia secara berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga dan menjadikan sektor olahraga sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. "Ketika Presiden Prabowo menunjuk saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, salah satu prioritas utama saya adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan ekosistem olahraga Indonesia berkembang," ujarnya.

Menpora menekankan bahwa pendekatan terhadap pembangunan olahraga perlu diperluas, agar tidak hanya dilihat sebagai sarana untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sektor industri yang memberikan dampak ekonomi yang signifikan. "Olahraga bukan sekadar tentang mengembangkan potensi atlet dan memenangkan kompetisi. Olahraga juga telah menjadi industri yang kuat yang menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempromosikan masyarakat yang lebih sehat," jelas Menpora Erick. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan olahraga Indonesia dapat semakin maju dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Majukan Sektor Olahraga di Tanah Air

Erick Thohir
Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga, menandatangani perjanjian kerjasama dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport di New York University (NYU).

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkomitmen untuk menciptakan ekosistem olahraga yang lebih terbuka bagi investasi, guna mendukung perkembangan industri nasional, termasuk dalam sektor pariwisata olahraga.

"Tujuan kami jelas, yakni menciptakan ekosistem olahraga yang lebih terbuka dan ramah investasi, mendorong pertumbuhan industri olahraga dan pariwisata olahraga, serta mengubah cara pandang masyarakat Indonesia terhadap olahraga. Olahraga tidak lagi dipandang sebagai sumber pengeluaran, tetapi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi sebagaimana telah terbukti di Amerika Serikat," jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa Kemenpora tidak hanya fokus pada pengembangan olahraga, tetapi juga pada aspek ekonomi yang lebih luas.

Selain itu, Menpora juga menjalin kerja sama dalam riset dan pengembangan olahraga, serta membuka kesempatan untuk kolaborasi lebih luas dengan New York University (NYU) dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Menpora berharap NYU dapat mengeksplorasi peluang untuk mendirikan program studi profesional di tanah air, terutama di bidang bisnis olahraga, manajemen olahraga, dan disiplin ilmu lainnya yang semakin relevan dengan pertumbuhan industri olahraga nasional.

"Indonesia memiliki kebutuhan yang terus meningkat terhadap tenaga profesional di bidang bisnis dan manajemen olahraga. Saya percaya New York University dapat memainkan peran penting dalam menyiapkan generasi baru pemimpin olahraga Indonesia," tambahnya. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan akan ada peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di sektor olahraga Indonesia.

NYU Mendukung Pengembangan Program Akademik di Indonesia

Erick Thohir
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menandatangani nota kesepahaman dengan Preston Robert Tisch Institute for Global Sport di New York University (NYU).

Menpora menekankan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) siap untuk mendukung berbagai langkah yang diperlukan jika New York University (NYU) berminat untuk mengembangkan program akademik di Indonesia.

"Jika New York University tertarik menjajaki peluang ini, pintu kami selalu terbuka. Kami akan dengan senang hati membantu memfasilitasi proses tersebut dan menghubungkan dengan berbagai mitra strategis di Indonesia," kata Menpora.

Dengan adanya kerja sama ini, Kemenpora berharap dapat terjadi transfer pengetahuan yang lebih baik, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi dalam riset dan inovasi. Hal ini diharapkan dapat semakin memperkuat transformasi ekosistem olahraga di Indonesia, sehingga menuju industri olahraga yang lebih modern, kompetitif di tingkat global, dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Rekomendasi