Menangkan Gus Ipul-Puti, FAM GMNI awasi proses kampanye hingga TPS

"Kita melakukan pengawasan proses kampanye hingga pemilihan nanti," kata Ketua FAM GMNI Rangga Bisma Aditya, Kamis (24/5).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menangkan Gus Ipul-Puti, FAM GMNI awasi proses kampanye hingga TPS
Rangga Bisma Aditya, Ketua FAM GMNI Jatim. ©2018 Merdeka.com

Forum Alumni Mahasiswa Gerikan Mahasiswa Nasional Indonesia (FAM GMNI) terus bergerak memenangkan pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Mereka akan melakukan pengawasan kampanye hingga pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Kita melakukan pengawasan proses kampanye hingga pemilihan nanti," kata Ketua FAM GMNI Rangga Bisma Aditya, Kamis (24/5).

Rangga mengatakan, FAM GMNI saat ini sedang membentuk relawan terstruktur yang berada di kabupaten/kota di Jawa Timur. Bahkan, relawan yang dibentuk juga berada di kecamatan hingga desa atau kelurahan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat jaringan dalam bekerja melakukan pengawasan proses pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim.

Cara kerjanya, ujar Rangga, FAM GMNI akan bekerjasama dengan Jampi Jawa Timur, karena kedua oraganisasi ini sudah komitmen untuk memenangkan Gus Ipul-Puti. Mereka dibagi menjadi dua wilayah dengan tujuan adanya efektifitas pekerjaan. "FAM kebagian Jawa Timur bagian barat sedangkan Jampi Jawa Timur bagian timur," ungkapnya.

Kedua organisasi relawan ini akan saling memberikan informasi terkait perkembangan proses pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Dengan sistem ini, pengenalan program pasangan calon dinilai lebih efektif dibandingkan cara lama, yang meliputi seluruh area Jawa Timur.

Lebih lanjut Rangga menuturkan, selain melakukan pengawasan proses pemilihan, kedua organisasi ini juga melakukan pengawasan program-program pemerintah yang dipergunakan untuk pemenangan salah satu pasangan calon, seperti program keluarga harapan (PKH). Program ini dinilai sangat rentan untuk dipergunakan memobilisasi massa oleh salah satu pasangan calon.

"Kita juga masih melakukan pengawasan program PKH, tetapi semua masih dalam tahap proses," aku dia.

Rekomendasi