Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada 197 anggota Polri dan Bea Cukai. Penghargaan itu terkait pengungkapan sabu 1,6 ton yang diselundupkan lewat perairan Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.
Beragam penghargaan disematkan kepada tim gabungan tersebut, seperti pemberian pin emas dan piagam Kapolri. Beberapa anggota juga dihadiahi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).
Ada pula anggota yang diganjar dengan tiket mengenyam pendidikan alih golongan. Selain itu juga terdapat dua anggota Polri yang mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolres.
Tito mengatakan, pemberian penghargaan ini dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Polri tidak sembarangan memberikan penghargaan tanpa melihat kinerja anggotanya.
"Ada yang ikut betul dari hari pertama, tapi ada yang ikut cuma nganter makanan mau minta penghargaan," ujar Tito dalam sambutannya, Mabes Polri, Selasa (27/3).
Karena itu, dia meminta Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto selaku penanggung jawab operasi untuk melakukan verifikasi secara ketat terhadap nama-nama yang pantas diberikan penghargaan.
"Kita tidak buru-buru memberikan KPLB. Untuk perwira kasih kesempatan sekolah. Ada juga yang promosi jabatan Kapolres," tutur dia.
Selain itu, Polri juga menggelar program Anugerah Jurnalistik Polri Tahun 2018. Lomba karya jurnalistik tersebut mengangkat tema 'Bersama Polri, Wujudkan Pilkada Damai 2018'.
Lomba tersebut akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 24 Juni 2018. Perlombaan dibagi berdasarkan kategori media nasional, daerah, televisi, cetak, radio, online, fotografi, dan karikatur.
Reporter: Nafiysul Qodar