Polri dapat informasi, sejumlah kapal diduga bawa narkoba masuk ke Indonesia

Dirtipidum Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, mengatakan ke depan semua kapal asing yang masuk perairan Indonesia akan diperiksa terlebih dahulu. "Tidak ada kapal yang masuk ke Indonesia yang lolos jika tidak dilakukan pemeriksaan. Harus periksa menyeluruh," katanya.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Polri dapat informasi, sejumlah kapal diduga bawa narkoba masuk ke Indonesia
TNI AL ungkap penyelundupan sabu 1 ton. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Kepolisian mencium masih ada beberapa kapal asal luar negeri yang akan masuk ke Indonesia membawa narkoba. Saat ini, terus dalam pemantauan.

"Terakhir tim kami masih memantau. Tadi saya mendapatkan telepon dari tim. Masih ada kapal-kapal yang dinyatakan terindikasi ada narkotika," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidum Narkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (27/2).

Sebelumnya sempat diamankan kapal Win Long yang diduga membawa narkoba sebanyak tiga ton. Namun saat dilakukan penggeledahan, tak ditemukan barang haram tersebut. Ke depan, kata Eko, semua kapal asing yang masuk perairan Indonesia akan diperiksa terlebih dahulu.

"Saya bilang lakukan seperti kemarin (pemeriksaan). Tidak ada kapal yang masuk ke Indonesia yang lolos jika tidak dilakukan pemeriksaan. Harus periksa menyeluruh. Ini update terakhir di tengah laut Batam," jelas dia.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Narkoba IV (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri telah melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap empat orang tersangka yang ingin menyelundupkan narkoba sebanyak 1 ton lebih. Empat orang tersangka tersebut berasal dari Taiwan dengan nama Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43) sebagai Nahkoda dan Liu Yin Hua (63).

"Jadi dilakukan oleh satgas gabungan Bareskrim Polri, Bea Cukai dengan Direktorat Narkotika Polda Metro, dan bukan Satgas Merah Putih," ujar Direktur Narkoba Bareskrim Polri, Brigejn Pol Eko Daniyanto saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (20/2).

Rekomendasi