Jaga netralitas, Kapolri larang polisi foto dengan calon kepala daerah

Jaga netralitas, Kapolri larang polisi foto dengan calon kepala daerah. Tito mengaku telah memberikan arahan secara lisan, tertulis maupun telegram agar anggotanya tidak berpihak kepada pasangan calon kepala daerah tertentu.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jaga netralitas, Kapolri larang polisi foto dengan calon kepala daerah
Kapolri Tito di Medan. ©2017 merdeka.com/yan muhardiansyah

Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang anggotanya di seluruh Indonesia untuk pasangan calon kepala daerah di Pilkada 2018. Instruksi ini dilakukan untuk menjaga agar institusi Polri tetap netral.

"Juga melarang foto-foto dengan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ini kita keluarkan arahan seperti itu," kata Tito dalam rapat gabungan bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1).

Tito mengaku telah memberikan arahan secara lisan, tertulis maupun telegram agar anggotanya tidak berpihak kepada pasangan calon kepala daerah tertentu.

"Baik melalui arahan lisan, maupun tertulis, melalui telegram-telegram, yang intinya setiap anggota Polri harus netral, tidak berpihak," tegasnya.

Jenderal bintang empat itu menambahkan, pihaknya juga melakukan pengawasan internal kepada setiap anggota. Tito menugaskan Irwasum dan Propam untuk langsung menginvestigasi anggota yang diduga terlibat dalam Pilkada.

"Jadi kalo nanti ada informasi internal anggota kita yang tidak netral, kita pasti akan melakukan investigasi secara internal," tandas Tito.

Rekomendasi