5.000 Personel Polres Jakarta Pusat dan juga Polda Metro Jaya diterjunkan untuk aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Aksi itu merupakan menunggu pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2018 pada hari ini. "Kita ada 5.000 personel untuk jaga aksi itu, kita sebar ke beberapa titik ya," ujar Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur Rahayu, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/10).Kata Asep, mereka merupakan para buruh yang menuntut UMP diangka Rp 3.917.398 dan dari kalangan pengusaha sebesar Rp 3.648.035."Mereka nantinya ke Monas dulu, lalu jalan ke Balai Kota. Nuntut beberapa ratus rupiah dari permintaan UMP itu, itu tujuan mereka," ujarnya.Dengan adanya aksi itu, kepolisian berharap massa tak mengganggu masyarakat lainnya."Ya semoga tidak ada penutupan jalan, kita harus hargai penggunaan jalan lainnya," pungkasnya.Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, akan segera mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2018 pada hari ini. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pengumuman UMP akan dilakukan siang atau sore hari ini."Nanti UMP kita umumkan sekalian siang atau sore," kata Anies Baswedan, di Polda Metro Jaya, Selasa (31/10).Sementara Wakil Gubernur Sandiaga Uno membenarkan akan mengumumkan UMP 2018. Dirinya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengamankan Jakarta, bilamana para buruh melakukan aksi di Balai Kota."Kita juga mungkin nanti berkoordinasi sama pak Kapolda karena mungkin teman-teman serikat pekerja akan bersilaturahmi ke Balai Kota dan kita akan umumkan hari ini penetapan UMP," kata Sandiaga.
Demo tuntut UMP di Balai Kota, 5.000 personel Polri disiagakan
Kata Asep, mereka merupakan para buruh yang menuntut UMP diangka Rp 3.917.398 dan dari kalangan pengusaha sebesari Rp 3.648.035.
Advertisement
Rekomendasi