Hubungan KPK dan Polri kembali panas, Kapolri sentil kepemimpinan Agus Rahardjo Cs

Hubungan KPK dan Polri kembali panas, Kapolri sentil kepemimpinan Agus Rahardjo Cs. Hubungan Polri dan KPK kembali panas. Baru-baru ini, penyidik senior KPK, Novel Baswedan kembali dilaporkan petinggi Polri.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Hubungan KPK dan Polri kembali panas, Kapolri sentil kepemimpinan Agus Rahardjo Cs
Kapolri jadi pembicara terkait radikalisme dan terorisme di Singapura. ©2017 merdeka.com/istimewa

Hubungan Polri dan KPK kembali panas. Baru-baru ini, penyidik senior KPK, Novel Baswedan kembali dilaporkan petinggi Polri.Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menegaskan, Polri tak ingin berbenturan dengan KPK."Khusus dengan KPK, Polri tidak ingin institusi ini berbenturan dengan KPK karena tidak baik untuk negara," katanya di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (9/9).Sinergi antara Polri dan KPK diinginkan agar semakin baik. Jika ada persoalan, maka harus dibangun mekanisme komunikasi antara pemimpin dua lembaga ini.Pertemuan dua lembaga pernah diwakili Wakapolri dan pimpinan KPK untuk membahas solusi terbaik atas persoalan yang melibatkan dua pihak dari kedua lembaga ini. Termasuk terus mendukung pemberantasan korupsi.Terpenting juga bagi Kapolri ialah komunikasi antar penyidik sehingga tidak muncul persoalan seperti saat ini. Ia pun menyentil kepemimpinan komisioner KPK. Tito berharap, Agus Rahardjo Cs bisa menjadi orang tua bagi para penyidik KPK."Komunikasi yang paling penting. Kalau komunikasi antar pimpinan sudah. Kalau di KPK sendiri sepenuhnya tergantung daripada leadership dari komisioner KPK. Kita sangat mengharapkan beliau-beliau itu bisa menjadi bapak-bapak dan ibu-ibu yang baik karena semua adalah anak-anaknya," kata Tito.Terkait Pansus Angket KPK, Kapolri mengatakan menghormati KPK dan juga DPR. "Berkaitan dengan masalah KPK dan masalah pansus kami hormati dua-duanya," jelasnya.

Rekomendasi