Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam sambutan di acara Hut Bhayangkara ke-71 mengatakan bahwa saat ini organisasi Polri sudah terdiri dari 33 Polda, 461 Polres, 4872 Polsek dengan total jumlah anggota yaitu 423.624 personel. Pengembangan kesatuan juga dilakukan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi)."Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden di tingkat Mabes Polri diperkuat dengan pembentukan struktur baru antara lain adanya Korps Pol Air, Korps Pol Udara, Korps Binmas dan Korps Shabara yang dipimpin oleh seorang bintang dua," kata Tito di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7)."Serta pembentukan untuk penguatan siber di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Direktorat Keamanan Khusus Intelpek Baintelkam serta Biro Multimedia di Divisi Humas Polri yang dipimpin Brigadir Jenderal," sambung Tito.Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa saat ini Polri di bawah pimpinan Jokowi sudah menambah dua Polda yang baru saja dibentuk yaitu Polda Sulawesi Barat dan juga Polda Papua Barat."Pada masa kepemimpinan Bapak (Jokowi) juga sudah dibentuk dua Polda Baru yaitu Polda Sulbar dan Polda Papua Barat. 11 Polres Baru, 99 Polsek baru, 144 Polsubsektor," ucapnya.Selain itu, Tito menerangkan bahwa ada delapan Polda yang tipenya akan dinaikan menjadi tipe A yang semula tipe B. "Selain itu delapan Polda dinaikkan dari tipe B dipimpin Brigjen, sekarang naik ke tipe A dipimpin Inspektur Jenderal dan beberapa Polres lainnya yang ditingkatkan tipenya," tandasnya.
Kapolri lapor ke Jokowi telah mengembangkan kesatuan dan institusi
Kapolri lapor ke Jokowi telah mengembangkan kesatuan dan institusi. Tito menjelaskan bahwa saat ini Polri di bawah pimpinan Jokowi sudah menambah dua Polda yang baru saja dibentuk yaitu Polda Sulawesi Barat dan juga Polda Papua Barat.
Rekomendasi