Petugas Bandara Adisutjipto gagalkan penyelundupan 500 bibit lobster

Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Giyanto menjelaskan, tertangkapnya kedua orang tersebut berawal dari kecurigaan dari petugas karantina ikan dan petugas AVSEC Bandara. Saat tas ransel milik pelaku masuk ruang check point 1 (SCP 1) petugas sudah mencurigai isi tas tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Petugas Bandara Adisutjipto gagalkan penyelundupan 500 bibit lobster
Petugas Bandara Adisutjipto Gagalkan Penyelundupan 500 Bibit Lobster. ©2017 Merdeka.com/Purnomo Edi

Petugas Lanud Adisutjipto berhasil menggagalkan penyelundupan bibit lobster dari Yogyakarta menuju Batam. Bibit lobster tersebut disembunyikan oleh pelaku dalam tas ransel.Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Giyanto mengatakan, pihaknya berhasil menangkap dua orang yang akan menyelundupkan bibit lobster tersebut. Kedua orang tersebut adalah Murdiono (36) warga Lumajang dan Yohanes (27) warga Batam."Penyelundupan bibit lobster menggunakan dua buah ransel. Bibit lobster dimasukkan ke dalam tas ransel dan akan dibawa menggunakan pesawat tujuan Batam," katanya di Yogyakarta, Rabu (31/5).Dia menjelaskan, tertangkapnya kedua orang tersebut berawal dari kecurigaan dari petugas karantina ikan dan petugas AVSEC Bandara. Saat tas ransel milik pelaku masuk ruang check point 1 (SCP 1) petugas sudah mencurigai isi tas tersebut."Petugas yang curiga pun melakukan penggeledahan terhadap isi tas pelaku. Saat digeledah ditemukan 29 buah plastik berisi bibit lobster dalam keadaan hidup. Diperkirakan ada sekitar 300-500 bibit lobster di dalam 29 kantong plastik tersebut," jelasnya.Giyanto menguraikan, saat berada di dalam ransel, kantong plastik berisi bibit lobster tersebut dibungkus dengan pakaian pelaku."Pelaku dan barang bukti langsung diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta (Stasiun KIPM Kelas I Yogyakarta) untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutupnya.

Rekomendasi