Gubernur NTB maafkan pelaku penghinaan terhadap dirinya

"Kami sudah maafkan karena bagaimanapun kami menghargai pernyataan maaf bermaterai yang disampaikan oleh saudara Steven."

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Gubernur NTB maafkan pelaku penghinaan terhadap dirinya
Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. ©2017 Merdeka.com

Insiden penghinaan yang terjadi di Bandara Changi Singapura pada hari Minggu (9/4) lalu banyak menyita perhatian publik. Meski begitu, Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi memaafkan sang pelaku."Kami sudah maafkan karena bagaimanapun kami menghargai pernyataan maaf bermaterai yang disampaikan oleh saudara Steven. Ajaran agama juga mendorong kita untuk memberi maaf kepada orang yang salah," katanya.Zainul mengatakan, dalam kasus ini terlalu banyak spekulasi tentang pribadi pelaku penghinaan. Untuk itu, menurut Zainul, menjadi kewajiban kepolisian untuk menindaklanjutinya."Banyak spekulasi tentang pribadi yang bersangkutan termasuk informasi yang beredar di tengah masyarakat bahwa yang bersangkutan memiliki KTP yang aspal, bermasalah atau bahkan palsu," tuturnya.

"Kalau informasi ini benar berarti ada potensi pemalsuan dokumen negara. Yang bisa menginvestigasi secara tuntas adalah kepolisian agar semua hal terkait peristiwa ini menjadi jelas," sambungnya.Zaiul menjelaskan, selain Surat Permohonan Maaf yang telah dimuat media juga ada surat Pernyataan yang juga ditandatangani yang bersangkutan dan saudara Jones Djatisasmito yang juga menyaksikan peristiwa di Changi serta mengaku sebagai keluarga pelaku."Saya yakin apabila kepolisian serius, maka yang bersangkutan akan dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," sebutnya.

Rekomendasi