Ogah makan 3 hari, manusia tertua di dunia dilarikan ke rumah sakit

Ogah makan 3 hari, manusia tertua di dunia dilarikan ke rumah sakit. Pria berumur 146 tahun itu kekurangan Hb (hemoglobin). Dia sempat mendapatkan perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) karena kondisi tubuhnya lemah. Dokter asal Amerika sempat memeriksa kesehatannya. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan penyakit.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ogah makan 3 hari, manusia tertua di dunia dilarikan ke rumah sakit
Mbah Gotho. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Mbah Gotho yang disebut-sebut sebagai manusia tertua di dunia, asal Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen Jawa Tengah, dilarikan ke RSUD Sragen, Rabu (12/4). Kakek bernama asli Suparman alias Sodimejo tersebut sempat mendapatkan perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) karena kondisi tubuhnya lemah.

"Simbah kondisinya lemas mas. Sudah 3 hari tidak nafsu makan. Sejak hari Minggu itu sampai Selasa kemarin ada tamu dokter dari Amerika yang memeriksa kesehatan simbah," ujar Suryanto, salah satu cucu Mbah Gotho, kepada merdeka.com, Kamis (13/4).

Suryanto menerangkan, meski sempat lemas, kondisi kesehatan kakeknya masih normal. Hasil diagnosa dokter mengatakan, pria berumur 146 tahun itu kekurangan Hb (hemoglobin). Mbah Gotho saat ini juga sudah dipindahkan ke ruang perawatan Wijayakusuma.

"Hb simbah rendah, hanya 4 gram/dl kata dokter. Hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan penyakit,"'katanya.

Menurut Suryanto, komunikasi dengan kakeknya selama ini masih berjalan lancar. Alat bantu dengar yang pernah diberikan PMI Solo, juga masih berfungsi baik. "Alat bantu dengar masih berfungsi, tapi ini kebetulan tidak kita pasang," jelasnya.

Sebelum dibawa ke RSUD Sragen, Mbah Gotho sempat dibawa ke Puskesmas Sambungmacan dan kemudian dirujuk ke RSUD.

Rekomendasi