Tutup pengumpulan dana, Ahok saran donasi warga untuk korban bencana

Hingga 11 Januari 2017, dana kampanye yang telah terkumpul mencapai Rp 60,1 miliar. Ahok mengungkapkan, jika masih ada pihak yang ingin mendonasikan dananya maka sebaiknya disumbangkan kepada korban bencana alam atau untuk tempat ibadah.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Tutup pengumpulan dana, Ahok saran donasi warga untuk korban bencana
Ahok hadiri Maulid Nabi di Taman Patra. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja beserta tim memutuskan menutup pengumpulan dana kampanye.‎ Hingga 11 Januari 2017, dana kampanye yang telah terkumpul mencapai Rp 60,1 miliar.

Basuki atau akrab disapa Ahok mengungkapkan, jika masih ada pihak yang ingin mendonasikan dananya maka sebaiknya disumbangkan kepada korban bencana alam atau untuk tempat ibadah. Namun mereka sebaiknya tetap memberikan bukti serah terima nantinya.

Salah satu yang ingin melakukan donasi adalah Rudi ‎Valinka, penulis buku bertajuk 'A Man Called #Ahok'. Dia memberikan kebebasan untuk menggandakan bukunya, asalkan ada donasi yang masuk kepada calon petahana di Pilkada DKI 2017 itu.

‎"Buku dicetak mereka mau sumbang. Lebih baik hasil penjualannya disumbang untuk bencana atau keagamaan pendidikan terserah mereka. Mau ambil buku gak boleh gratis harus beli, buat sumbang itu. Urusan mereka nanti ada bukti transfer. Kurawa tulis boleh di copy tak perlu izin penulis asal ada donasi," katanya di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (16/1).

Mantan politisi Gerindra ini mengungkapkan, dana tersebut akan digunakan untuk membayar saksi saat pemilihan gubernur DKI tanggal 15 Februari nanti. "Paling banyak kita mau bayar saksi nanti," ujarnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, setiap saksi akan mendapat pelatihan dalam mengawasi pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dana juga dipakai untuk akomodasi saksi pada hari H. "Kita akan beli baju mereka dan urus mereka. Itu dana paling besarnya," tutup Ahok.

Sebelumnya tim pemenangan Ahok-Djarot mengumpulkan dana mulai dari sumbangan langsung, penjualan baju hingga melakukan gala dinner. Semua sumbangan sudah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

Rekomendasi