Masa pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyisakan tantangan yang tidak mudah bagi warga terdampak. Menjawab kebutuhan mendesak di pengungsian, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan medis, pendampingan trauma (Psychological First Aid), hingga pasokan LPG Bright Gas untuk dapur umum di Posko Barang Kolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Distribusi bantuan logistik berupa air bersih, mi instan, air minum, tenda pengungsian, dan beras menyasar sejumlah titik pengungsian di Desa Mekendetung, Desa Blatatatin, dan Desa Habi.
Tak hanya fisik, kesehatan mental warga ikut dikawal. Melalui regional Jatimbalinus, tim medis Pertamina Patra Niaga menerjunkan penanganan Psychological First Aid (PFA) khusus untuk membentengi psikologis anak-anak dan lansia dari trauma berkepanjangan.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, bersama Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, dan Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, turun langsung meninjau kondisi posko pada Kamis (20/8).
Dalam kunjungan tersebut, jajaran manajemen berinteraksi langsung dengan pengungsi serta memantau sinergi penanganan darurat yang melibatkan tenaga medis, psikolog, Polri, Dinas Kesehatan, hingga BPBD.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa seluruh bentuk dukungan difokuskan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di lokasi pengungsian.
"Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan sembako dan obat-obatan, serta menyiagakan empat dokter dan tenaga medis untuk layanan kesehatan. Bagi anak-anak dan lansia, kami juga menyediakan Psychological First Aid agar tidak mendapatkan trauma berkepanjangan atas bencana yang ada. Selain itu, kami memberikan bantuan Bright Gas untuk mendukung kebutuhan dapur umum," kata Roberth di Jakarta, Jumat (21/8).
Roberth menambahkan, pihaknya terus bersiaga dan berkoordinasi secara erat dengan pemda, BPBD, serta kepolisian demi memastikan pasokan bantuan tetap relevan dengan dinamika di lapangan.
"Ke depan kami akan tetap memantau kebutuhan masyarakat, termasuk apabila diperlukan penambahan tenda, selimut, makanan maupun kebutuhan lainnya. Keselamatan Perwira Pertamina Patra Niaga sebagai relawan dan masyarakat di lokasi juga menjadi perhatian kami selama memberikan bantuan," tambahnya.
Advertisement
Layanan Medis dan Trauma Healing Tuai Apresiasi
Dukungan dari Pertamina Patra Niaga ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para penyintas. Aryani, salah satu pengungsi yang bertahan bersama anaknya sejak hari pertama gempa, mengaku sangat terbantu dengan adanya hiburan edukatif dan pemeriksaan kesehatan di posko.
"Alhamdulillah, bantuannya luar biasa untuk kami para pengungsi mulai dari hari pertama sampai hari ini. Bantuan tersebut meringankan beban kami, apalagi perasaan kami yang sudah terguncang dengan gempa. Untuk anak-anak juga ada bantuan. Lalu barusan di posko ini ada kegiatan menggambar untuk anak-anak," ungkap Aryani.
Senada dengan Aryani, Lusia, seorang pengungsi lansia asal Nanga Banda, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian yang diterima para lansia.
"Kami mendapat bantuan medis yang sangat bagus. Bentuk makanan yang kami terima juga ada beras, mi, gula, kecap, dan lainnya. Untuk saya pribadi ini luar biasa. Kami bersyukur atas apa yang sudah kami terima," ucap Lusia.