Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (13/1) subuh, Muhammad Fachroni atau lebih dikenal dengan nama Oon Project Pop sempat memaksakan menaiki vespa kesayangannya ke salah satu mini market dekat rumahnya. Padahal saat itu kondisi kesehatan Oon tengah menurun.Sahabat sekaligus anggota komunitas Wadukers Vespa Indonesia yang merupakan komunitas vespa tempat Oon Project Pop bergabung, Boy Ramdan menjelaskan, penyakit diabetes yang menyerang Oon tak membuat kecintaannya terhadap vespa menurun. "Kang Oon sudah sakit dan memang kondisinya lagi drop saat itu, tapi beliau memaksakan untuk bertemu kami (anggota komunitas Wadukers Vespa Indonesia) di mini market dekat rumahnya," ujar Boy saat ditemui di rumah duka kawasan Kopo Elok, Jumat (13/1). Boy menjabarkan, kala itu para anggota komunitas tengah berkumpul untuk berangkat melakukan touring yang dipersembahkan khusus untuk Oon. Dengan title "Tribute To Oon Project Pop", ratusan anggota komunitas mengikuti kegiatan tersebut. Dengan rute Bandung menuju Rancabuaya, Garut, para sahabat yang sudah seperti keluarga bagi ayah dua anak itu, perjalanan tersebut merupakan momen berkesan sebelum Oon menghembuskan nafas terakhirnya. "Kegiatan touring itu adalah semangat yang kami berikan untuk Oon. Meskipun beliau tidak ikut, tapi kami berikan semangat itu lewat foto dan video yang kami berikan," jelasnya. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Oon terbilang aktif dalam mengikuti kegiatan komunitas. Touring terakhir yang dijalaninya bersama komunitas terbilang cukup lama, yakni sekitar dua tahun lalu ke Pangandaran. Dari saat itu, Oon mengaku sudah mengalami sedikit gangguan dalam penglihatannya. "Kalau malam Oon bilang suka enggak jelas lihatnya," kata dia.
Sebelum meninggal, Oon Project Pop sempat maksa naik vespa
Sebelum meninggal, Oon Project Pop sempat maksa naik vespa. Penyakit diabetes yang menyerang Oon tak membuat kecintaannya terhadap vespa menurun.
Advertisement
Rekomendasi