Humas BUMN dukung gerakan keselamatan transportasi jadi budaya

Forum Humas Badan Usaha Milik Negara (FH BUMN) mendukung inisiatif Kementerian Perhubungan untuk menjadikan Gerakan Keselamatan Transportasi menjadi budaya masyarakat.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Humas BUMN dukung gerakan keselamatan transportasi jadi budaya
Forum Humas BUMN. ©2016 istimewa

Forum Humas Badan Usaha Milik Negara (FH BUMN) mendukung inisiatif Kementerian Perhubungan untuk menjadikan Gerakan Keselamatan Transportasi menjadi budaya masyarakat.

"Keselamatan merupakan aspek paling penting dalam transportasi, dan untuk mewujudkan keselamatan diperlukan perhatian serius serta peran aktif seluruh pihak, termasuk masyarakat, sehingga tercipta suatu ekosistem saling menjaga dan peduli atas keselamatan bersama ” ujar Ketua FH BUMN Ahmad Reza saat mengikuti ‘Kampanye Keselamatan Penerbangan’ yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (4/12).Kampanye Keselamatan Penerbangan ini dilakukan dengan berjalan santai dan membagikan informasi kepada masyarakat yang memadati lokasi Car Free Day di sepanjang Jalan Merdeka Barat hingga Jalan M. H. Thamrin.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengawali acara dengan pelepasan burung merpati bersama dengan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Suprasetyo, para Direksi perusahaan yang bergerak di sektor perhubungan udara, serta praktisi Humas BUMN yang bergerak di moda transportasi udara seperti Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI/AirNav Indonesia), PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia/BKI dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.Reza menyatakan, ini merupakan program NAWACITA pemerintah yang bisa di sinergikan antara kementrian perhubungan dengan BUMN sebagai mitra kerja dibawah koordinasi kementrian BUMN, sebab banyak bumn yang bergerak di bidang transportasi "Di sisi lain ini merupakan bentuk peran BUMN hadir untuk negeri.

"Forum Humas BUMN siap mendukung upaya aktif kementerian dn institusi pemerintah lainnya untuk kemajuan Indonesia," tutur Reza yang juga Corporate Communication PT Bank Mandiri, Tbk. Reza menyampaikan, sebagai negara berkembang yang menuju negara maju, penting untuk meningkatkan level keselamatan penerbangan Indonesia.Ketua Bidang Reputasi Forum Humas BUMN, Benny S. Butarbutar menyatakan, keselamatan berperan penting dalam reputasi perusahaan transportasi maupun sebagai bangsa. Sebab, yang ditawarkan perusahaan transportasi kepada masyarakat sebenarnya adalah keselamatan.

“Negara-negara maju di dunia memiliki tingkat keselamatan transportasi yang tinggi. Di Jepang, pengguna transportasi sepeda saja sangat mementingkan keselamatan, apalagi penerbangan yang sudah memiliki aturan yang jelas,” ujar Benny yang juga VP Corporate Communication Garuda Indonesia tersebut.FH BUMN melihat ada kerja keras nyata untuk meningkatkan keselamatan penerbangan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bersama dengan operator transportasi baik dari maskapai, pengelola bandara hingga penyedia layanan navigasi penerbangan.

“Hasilnya tahun ini kita lihat kategori penerbangan Indonesia yang selama bertahun-tahun berada di level 2 FAA, berhasil naik ke Kategori 1. Ini patut diapresiasi,” ujar Benny.Pengurus Hubungan Antar Lembaga FH BUMN, Yohanes Sirait menyatakan, FH BUMN mengajak masyarakat untuk terlibat dalam peningkatan keselamatan penerbangan.

“Dalam kampanye hari ini kami mengajak masyarakat untuk disiplin. Misalnya, mematikan handphone saat dalam penerbangan, tidak bermain layang-layang dan menembakkan sinar laser di kawasan bandara, mematuhi ketentuan penggunaan drone dan banyak hal lainnya,” papar Humas AirNav Indonesia tersebut.Ketua Umum Ahmad Reza menyampaikan, tidak hanya di sektor perhubungan udara, BUMN lainnya yang bergerak di sektor transportasi darat, laut dan kereta api juga terlibat mendukung gerakan keselamatan transportasi menjadi budaya bersama. Dia mengambil contoh, PT KAI sukses mengubah atap KRL yang dulu dipenuhi penumpang menjadi steril.

"Demikian juga DAMRI, PT PELNI, Pelindo I-IV dan PT Biro Klasifikasi Indonesia /BKI turut mendukung gerakan ini," pungkasnya.

Rekomendasi