Kasus senpi ilegal, Gatot Brajamusti kembali diperiksa Polda Metro

Kasus senpi ilegal, Gatot Brajamusti kembali diperiksa Polda Metro. Empat personel Resmob Polda Metro Jaya berangkat ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberangkatan guna memeriksa Gatot Brajamusti, terkait kepemilikan senjata api dan ratusan amunisi.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Kasus senpi ilegal, Gatot Brajamusti kembali diperiksa Polda Metro
Gatot Brajamusti. Kapanlagi.com

Empat personel Resmob Polda Metro Jaya berangkat ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberangkatan guna memeriksa Gatot Brajamusti, terkait kepemilikan senjata api dan ratusan amunisi. "4 Orang personel, nih baru saja landing (di NTB)," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto kepada merdeka.com, Selasa (20/9).Empat Resmob tersebut dipimpin langsung olehnya. Menurut Budi, keberangkatannya adalah hasil dari pemeriksaan saksi-saksi."Belum kita siapkan (pertanyaan), tapi melanjutkan pertanyaan terdahulu dan keterangan beberapa saksi kemarin," tukasnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, keberangkatan tim untuk menindaklanjuti soal konfrontir Gatot dengan Ary Suta. "Konfrontir AS dan GB tergantung hasil penyidikan yang diperiksa di NTB," kata Awi.Seperti diketahui, Gatot menyebutkan bahwa dirinya mendapat senjata dan amunisi tersebut dari eks pejabat BPPN Ary Suta. Hal ini diperkuat oleh pengakuan teman dekat Gatot, Wahjoeno melalui pengacaranya, Suhendra.Sejumlah saksi telah diperiksa terkait kasus senpi ilegal Aa Gatot. Seperti artis Nadine Chandrawinata, penyanyi Reza Artamevia, dan sutradara film Azrax yakni Dedi.

Rekomendasi