Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku mempunyai bukti rekaman pembicaraan antara anggota Komisi II DPR RI, Sareh Wiyono, dengan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Namun hal tersebut dibantah keras oleh Sareh."Nggak ada, nggak pernah (komunikasi)," tegasnya dengan nada tinggi usai diperiksa delapan jam oleh penyelidik KPK, di Gedung KPK, Jumat (22/7).Dia mengaku tak pernah memberikan arahan khusus pada Rohadi meskipun mengenalnya. Dia berharap tak ada lagi pemeriksaan kedua buatnya. Apalagi, pada pemeriksaan kali ini Sareh mengaku kaget melihat penyidik yang dinilainya galak."Saya enggak mau ke KPK lagi, orangnya galak-galak," kelakarnya.
Saat pemeriksaan selama delapan jam hari ini, dia hanya dikonfirmasi sejumlah hal."Enggak ditanya apa-apa kok, ini masalah biasa. Konfirmasi aja. Hanya tanya kenal nggak sama Rohadi, iya kenal," tegasnya."Tanya saja sama yang di dalam (perihal pertanyaan)," sambungnya.