Adnan Tri Wardhana (22, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bogor, Jawa Barat, hingga kini masih menjalani pemeriksaan Polres Bogor. Adnan ditangkap setelah menembak sopir angkot karena tak terima disalip.Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kompol Prasetyo Purbo Nurcahyo saat dihubungi Minggu, menyebutkan, pelaku berhasil ditangkap setelah korban melaporkan kejadian ke kepolisian terdekat."Saat ini pelaku sudah kita amankan dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor," katanya, Minggu (3/7) seperti dikutip Antara.Prasetyo mengatakan, dari pemeriksaan identitas, Adnan tinggal di Komplek IPB 2 RT 04/RW 04, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.Adapun korban pertama bernama Sapri Sidik (32) pekerjaan sopir angkot beralamat di Gang Roda Kelurahan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. Korban kedua bernama Soleha usia 47 tahun, warga Kampung Cimayang Dua RT 07/RW 03, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.Kondisi korban pertama mengalami luka tembak di bagian pipi sebelah kiri hingga tembus ke bagian mulut. Sedangkan korban kedua mengalami luka di bagian pelipis kanan bawah akibat terkena pecahan proyektil.Sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di Jl Mayjen Ibrahim Adi, tepatnya di depan SMK Infokom Sindang Barang, Kelurahan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (2/7) sekitar pukul 23.30 WIB."Pelaku melakukan penembakan ke arah muka korban sebanyak satu kali tembakan, menggunakan senjata jenis revolver rakitan," katanya.Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor Kota, sedangkan kedua korban telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor."Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku sudah ditahan, senjata api rakitan juga kami sita bersama dengan mobil yang digunakan pelaku," kata Prasetyo.
Mahasiswa penembak sopir angkot di Bogor masih diperiksa polisi
Dari tangan pelaku disita senjata rakitan jenis revolver.
Advertisement
Rekomendasi