Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan waktu untuk menengok kerusakan yang terjadi di sekitar Desa Kamulyan Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas. Lokasi ini rusak akibat banjir yang melanda pada Sabtu (18/6) lalu.Sekitar satu jam lamanya Ganjar berkeliling di Desa Kamulyan yang dibelah Kali Tambak tersebut. Dalam kesempatan itu, Ganjar meminta kepada pemerintah kabupaten untuk secepatnya menyampaikan data kerusakan rumah akibat banjir."Kami sudah minta datanya, berapa rumah rusak mulai dari rusak ringan, rusak sedang, rusak berat. Sedang kita, siapkan nanti anggarannya agar segera dapat bantuan," kata Ganjar di lokasi, Rabu (22/6).Ganjar menjelaskan, untuk kerusakan akibat bencana di Banyumas, semua datanya diserahkan kepada pemerintah provinsi. Dia berjanji akan langsung menginventarisasi semuanya."Sejak hari kemarin, kami minta data yang ada. Dari sini (Banyumas) sudah diserahkan daftar kerusakannya, dan nanti langsung kita hitung. Kalau itu iya, apalagi rumahnya masih di sini, itu lebih cepat lagi," jelasnya.Selain dari pemerintah, Ganjar juga akan menstimulan dunia usaha untuk bisa memberikan bantuan bencana alam. "Dunia usaha kita juga gerakan agar membantu. Nanti saya gerakan yang ada di sekitar sini di sekitar Banyumas agar ikut berpartisipasi," terangnya.Ia mengemukakan, saat ini anggaran yang dialokasikan untuk rumah yang alami rusak berat sebanyak Rp 15 juta, korban meninggal dunia mendapat santunan Rp 10 juta, dan korban sakit keras atau cacat Rp 7,5 juta. "Belum nanti dari pihak pemkab, juga akan mendapat santunan lagi," tambahnya.Melihat respons kebencanaan di masyarakat, Ganjar mengaku sangat senang dengan respons masyarakat yang langsung bergerak di beberapa wilayah yang mengalami bencana di Jawa Tengah. Ia berharap, nantinya akan bisa memunculkan semangat gotong royong sesama warga. "Saya senang karena gerakan masyarakat luar biasa dan Alhamdulillah, hujan tidak terus menerus turun. Ini sangat membantu, terutama yang Purworejo yang saat ini belum selesai," ucapnya.
Gubernur Ganjar janjikan bantuan untuk korban banjir Banyumas
"Kami sudah minta datanya, berapa rumah rusak mulai dari rusak ringan, rusak sedang, rusak berat," kata Ganjar
Advertisement
Rekomendasi